Selasa, 15 September 2026 WIB

BREAKING NEWS: Wartawan AS Jadi Jurnalis Pertama yang Terbunuh di Ukraina

- Minggu, 13 Maret 2022 22:23 WIB
681 view
BREAKING NEWS: Wartawan AS Jadi Jurnalis Pertama yang Terbunuh di Ukraina
Brent Renaud tertembak ketika pasukan Rusia menembaki sebuah mobil di dekat Jembatan Romanivsky di Irpin. (Facebook)

KIEV, Pesisirnews.com - Seorang jurnalis Amerika Serikat (AS) pemenang penghargaan yang merupakan mantan kontributor New York Times terbunuh oleh pasukan Rusia di dekat Kiev, kata kepala polisi wilayah itu, Minggu (13/3).

Brent Renaud (51), seorang jurnalis video, tewas tertembak ketika pasukan Rusia menembaki sebuah mobil di dekat Jembatan Romanivsky di Irpin, kata polisi setempat.

Serangan itu terjadi saat Irpin menjadi sasaran penembakan berat oleh pasukan Rusia. The New York Times mengeluarkan pernyataan tentang kematian Reanud pada hari Minggu.

Baca Juga:

"Kami sangat sedih mendengar kematian Brent Renaud. Brent adalah pembuat film berbakat yang telah berkontribusi pada The New York Times selama bertahun-tahun,” kata juru bicara New York Times kepada The Post.

Meskipun dia awalnya diidentifikasi sebagai jurnalisNew York Times, dia tidak sedang ditugaskan untuk surat kabar itu pada saat kematiannya, kata juru bicara itu.

Baca Juga:

Kartu pers The New York Times yang ditemukan di jenazah Brent Renaud. (Times)

"Laporan awal bahwa dia bekerja untuk Times beredar karena dia mengenakan lencana pers Times yang telah dikeluarkan untuk tugas bertahun-tahun yang lalu," ungkap juru bicara itu.

[br]

Sementara itu Kepala Polisi Kiev Andrey Nebitov di Facebook mengatakan jurnalis media internasional yang mencoba menunjukkan kebenaran tentang kelambanan pasukan Rusia di Ukraina justru terbunuh.

"Tentu saja, profesi jurnalis adalah sebuah risiko, tapi warga negara AS Brent Renaud membayar nyawanya untuk mencoba menyoroti kecerdikan dan kekejaman agresor,” katanya.

Dua wartawan lain juga terluka dalam serangan itu dan dibawa ke rumah sakit, kata Nebitov.

Dua wartawan lain yang juga terluka dalam serangan Rusia di dekat Jembatan Romanivsky di Irpin dibawa ke rumah sakit. (Telegrap)

Nebitov membagikan video seorang petugas polisi di tempat kejadian yang sedang mengevakuasi tubuh seorang pria yang berlumuran darah.

Sebagai informasi, Brent Renaud telah memenangkan Penghargaan Peabody untuk karyanya bersama saudaranya, Craig, menurut bio di situs webnya.

Mereka telah bekerja pada proyek-proyek dokumenter untuk perusahaan mereka, Renaud Brothers, mulai dari Iran, Afghanistan, Haiti, Mesir, Libya dan Mosul. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
malam puncak sistem informasi award ke-8 tahun 2026, pemkab inhil apresiasi prestasi mahasiswa dan dosen
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru