Kamis, 20 Agustus 2026 WIB

Ngeri, di Kecamatan Tampan Pekanbaru Satu Hari Dua Kali Rampok Beraksi

- Sabtu, 04 Juni 2016 20:10 WIB
794 view
Ngeri, di Kecamatan Tampan Pekanbaru Satu Hari Dua Kali Rampok Beraksi
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Aksi perampokan bersenjata api di Kecamatan Tampan semakin menjadi-jadi.

Dalam satu hari dan hanya hitungan beberapa jam saja, peristiwa curas bersenpi tersebut terjadi dua kali dan bikin heboh warga di sekitar lokasi kejadian, Jum'at (3/6/2016) kemarin.

Berdasarkan data di kepolisian, kejadian pertama terjadi di Kos-kosan Alkaren, Jalan Bina Krida, pukul 10.00 WIB pagi. Korbannya adalah Farizky Afdalindra Ihsan (23), mahasiswa yang ngekos di TKP.

Menurut Kapolsek Tampan, AKP Rezi Darmawan, pada peristiwa curas yang pertama tersebut, korban yang pagi itu sedang berada di kos-kosan tiba-tiba dikagetkan dengan kedatangan dua orang tak dikenal.

"Pelaku masuk ke dalam kos korban dan tanpa basa-basi langsung menodongkan senjata api sambil mengancam korban agar jangan berteriak. Ada dua orang (pelaku). Korban sama sekali tak mengenal para pelaku. Para pelaku juga menjarah harta benda korban, seperti satu unit motor Kawasaki Ninja RR nopol BM 2915 DU, satu unit handphone Sony Experia serta dompet korban berisi uang tunai dan surat-surat penting lainnya," bebernya, Sabtu (4/6/2016).

Atas kejadian itu, sambungnya, korban pun mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Ironisnya, belum lagi terungkap kasus perampokan tersebut, di hari yang sama dan hanya hitungan beberapa jam kemudian, peristiwa perampokan serupa kembali terulang, Jum'at (3/6/2016) pukul 18.30 WIB.

Kali ini sasarannya adalah toko CV Arif Jaya di Jalan Rajawali Sakti, Kecamatan Tampan. Korbannya, Afria Susanti (19) dan Titin Silvia, penghuni toko tersebut.

Rezi menjelaskan, pada peristiwa curas yang kedua itu, para pelaku menggunakan modus pura-pura ingin fotocopy sejumlah berkas di TKP.

"Pelaku juga menggunakan senjata api. Awalnya kedua korban yang lagi nonton televisi tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria yang hendak fotocopy dokumen miliknya. Namun tak lama berselang, datang lagi seorang laki-laki mengenakan topi sambil menodongkan sepucuk senpi ke arah perut salah satu korban. Korban dipaksa diam dan diancam agar tidak melawan," urainya panjang lebar.

Setelah berhasil 'melumpuhkan' korbannya, kedua pelaku juga mengambil sepeda motor Kawasaki Ninja RR nopol BM 2758 NY milik abang korban. Puas mendapatkan apa yang diinginkannya, barulah para penjahat jalanan itu melarikan diri.

"Kedua peristiwa curas ini masih kita selidiki. Masing-masing korban sudah melaporkan ke kita (polisi). Kami juga menghimbau agar ke depannya masyarakat bisa lebih berhati-hati dan mewaspadai kedatangan setiap orang yang tidak dikenal. Sehingga bisa mengantisipasi kejadian serupa agar tak terulang lagi," pungkasnya.




Sumber: Riauterkini.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pelaku Perampokan Menggunakan Senjata Api Di Ringkus Polres Inhil
Polisi Kembali Berhasil Ringkus 2 Kawanan Rampok di Rohil Setelah 3 Rekan Pelaku Ditangkap
Tiga Kawanan Rampok di Rokan Hilir Diringkus Polisi
Bejat, Pria 40 Tahun di Luwu Rampok 2 Remaja, Seorang Dipaksa Melakukan Persetubuhan
Tim Gabungan Polda Riau Bekuk 4 Perampok Uang Rp 775 Juta di Mesin ATM di Rohul
3 Perampok di Perairan Palongan Berhasil Ditangkap  Tim Gabungan Polres Inhil
komentar
beritaTerbaru