Selasa, 23 Juni 2026 WIB

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pelajar SMPN 3

- Rabu, 10 Februari 2016 16:48 WIB
1.094 view
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pelajar SMPN 3
Foto: dika
Rekan korban Siti menangis.
PESISIRNEWS.COM, DUMAI - Terkait insiden meninggalnya seorang Siswi SMPN 3 Dumai saat sedang melaksanakan Ekstra Kulikuler (Ekskul) Renang dari Sekolahnya di Kolam Renang Sasana Tirta yang berada di Komplek Perumahan Pertamina RU II Dumai, pihak Kepolisian mengaku sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Dumai Barat, Kompol Sasli Rais kepada wartawan mengatakan, pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Proses olah TKP dilakukan secara tertutup. Bahkan pihak kepolisian bahkan sudah memasangi garis polisi, agar TKP tetap steril. Apalagi di lokasi itu terdapat empat kolam renang dengan kedalaman berbeda.

“Kita sudah lakukan olah TKP. Kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Sasli saat ditemui di Rumah Sakit Pertamina Dumai, Selasa siang (9/2/2016) kemarin.

Dijelaskan Kapolsek, dari informasi sementara bahwa latihan renang adalah satu kegiatan di luar sekolah. Pihak sekolah sudah melayangkan perizinan untuk menggunakan Kolam Renang Sasana Tirta. Saat itu ikut serta 80 pelajar dari SMPN 3 Kota Dumai.

Selama latihan renang, beberapa orang guru ikut mendampingi para siswa. Namun sayang, seorang siswa ditemukan sudah tenggelam di kolam dengan kedalaman 3 meter. Korban diketahui sudah tenggelam pada Pukul 09.30 WIB.

Selain melakukan olah TKP, pihak kepolisian segera meminta keterangan dari para saksi. Terutama mereka yang berada di sekitar TKP. Sebab pada saat kejadian ada rekan korban sesama pelajar dan guru pembimbing dari SMPN 3 Dumai.

Walau demikian, pihaknya belum memastikan adanya unsur kelalaian dalam insiden tersebut. Sebab proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kita masih belum pastikan adanya unsur kelalaian. Sebab terlalu dini untuk mengambil kesimpulan,” sebut Kompol Sasli.

Selain itu, pihak kepolisian sudah mendapatkan hasil visum sementara. Pada jasad korban tidak didapati luka memar. Namun bibir korban membiru, ada dugaan karena korban kehabisan nafas saat di dalam air.

Maka pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Seperti guru dan juga pengawas di kolam renang. Sehingga bisa diketahui kronologis pasti dari insiden tersebut.

“Kita akan kumpulkan bukti dan keterangan lebih dulu. Nantinya baru bisa disimpulkan insiden ini murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian,” papar Mantan Kapolsek Bukit Batu.

Dilapangan, tangis histeris iringi keberangkatan ambulance yang membawa jasad Siti Azzahra dari Rumah Sakit Pertamina, Selasa (9/2/2016) siang. Para sahabat, keluarga dan guru tidak sanggup melihat jasad Siswi Kelas VII SMPN 3 Dumai, yang dibawa keluar dari Unit Gawat Darurat. Sebab nyawa gadis remaja ini tidak tertolong lagi. Setelah ditemukan tenggelam di Kolam Renang Sasana Tirta Pertamina. (dcp)


Ikuti perkembangan berita ini. Silahkan Klik DISINI / DISINI

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polisi Datangi TKP Kolam Renang Lokasi Bocah Tenggelam di Pulau Palas
Danrem 031/Wira Bima dan Kapolda Riau  Tinjau Lokasi Tenggelam Nya SB.Avelyn Calisca 01
Dua Orang Pelajar Digerebek Warga saat Asyik Bermesum Ria di Bulan Puasa
Naas, Ibu Muda Kehilangan Nyawa setelah Jatuh dan Tenggelam di Sumur Rumahnya
Naas, Dua Orang Pemburu Biawak Tenggelam di Sungai Citanduy Kota Banjar
TNI AL Bantu Evakuasi 36 Orang ABK Kapal Tenggelam di Perairan Muara Sungsang
komentar
beritaTerbaru