PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Pekanbaru (GPP) mendatangi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Kamis (10/12/2015). Maksud tujuan kedatangan mereka meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas dan mengungkap pelaku teror terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Rahmad Ramadiyanto (41).
Dalam orasinya didepan gerbang masuk Mapolresta Pekanbaru, massa meminta agar pihak kepolisian segera menagkap Orang Tidak Dikenal (OTK) yang telah melakukan pemukulan terhadap ASN tersebut serta melakukan teror dengan mengirim pesan singkat yang berisi ancaman kepada korban.
"Kami meminta dan mendukung Polresta Pekanbaru agar segera menangkap OTK yang sering membuat kerusuhan di Kota Pekanbaru," ujar Koordinator Lapangan (Korlap) GPP, Luis SH.
Luis mengatakan, aksi teror serta intimidasi sudah sering dialami ASN yang menyebabkan sejumlah pembangunan imnfrastruktur di Kota Pekanbaru menjadi terhambat oleh ulah oknum-oknum dibalik aksi teror tersebut.
"Sudah jadi rahasia umum, ASN sering kali mendapat intimidasi oleh OTK yang membuat ASN resah dan mengakibatkan pembangunan pemerintah terhambat," ucapnya.
Menanggapi tuntutan massa GPP tersebut, Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, Kamis (10/12/2015) mengatakan, pihaknya sudah memproses kasus dugaan pengancaman dan pemukulan yang dialami oleh ASN Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Rahmad Ramadiyanto.
"Kita sudah proses laporannya dan saat ini pelaku penganiayaan dan pengancaman itu sedang dalam penyelidikan Satu Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru," tegas Putut.
Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI
Sumber: Halloriau.com