Selasa, 30 Juni 2026 WIB

Hidung Mahasiswa HMI Ini Pecah Saat Kongres, Lapor Polisi

- Sabtu, 28 November 2015 20:07 WIB
472 view
Hidung Mahasiswa HMI Ini Pecah Saat Kongres, Lapor Polisi
PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Tidak terima akan apa yang telah dialaminya, seorang mahasiswa bernama Sawer Kurniawan (25) asal Jakarta,  melapor ke Polsek Bukit Raya, Sabtu (28/11/2015) siang. Dirinya melapor lantaran mengalami luka robek di bagian hidungnya karena dianiaya oleh teman satu kader HMI saat mengikuti sidang Kongres  HMI di Gelanggang  Remaja.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Ricky Ricardo SIK saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi SH menjelaskan bahwa robeknya hidung korban berawal saat sidang kongres berlangsung. Tiba-tiba teman korban ingin memberikan pendapat kepada ketua sidang, tetapi karena tidak ditanggapi teman korban tidak terima dan maju ke depan meja ketua sidang.

"Saat teman korban maju tiba-tiba terjadilah keributan, disaat itu pula korban maju ke depan untuk menenangkan teman-temannya. Tetapi tim pengamanan kongres bernama Arab Sangaji malah menyundul hidung korban, dan membuat hidung korban robek dan berdarah," ucap Kanit.

Atas kasus tersebut, kini pihak  Polsek Bukit Raya melakukan penyelidikan.  Korban dan beberapa orang saksi telah diperiksa. Jika terbukti maka pelaku akan ditahan oleh aparat Kepolisian.

"Kami akan mela
kukan penyelidikan secara profesional tanpa pandang bulu, dan jika benar salah akan tindak tegas,"  tutup Kanit.

Berita tentang HMI lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI
Sumber: Riaupos

SHARE:
Tags
HMI
beritaTerkait
Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 96 HMI Adakan Dialog Kepemudaan
HMI Ancam Gugat dan Laporkan Dugaan Pungli, PJ Wali Kota Pekan Baru
Mantan Menteri Perindustrian dan Politisi Senior Partai Golkar Fahmi Idris Meninggal Dunia
Silahturahmi dengan PCNU Banyuwangi, Kapolri Ajak Perkuat Penanganan Covid-19
Silaturahmi Ketua Umum KSJ Bersama Kapolres Langkat, Sinergikan Gerakan Sedekah dan Jaga Kamtibmas
Karena Sakit Hati Pria Ini Habisi Nyawa IRT Dengan Cara Membenamkan Kepala Korban
komentar
beritaTerbaru