Bupati Herman Apresiasi Miftahul Hidayah, Dorong Pesantren Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
Tembilahan, (18/8/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi terhadap peran Pondok Pesantren Miftahul Hiday
Artikel
PESISIRNEWS.COM - Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing, aksipremanisme itu dipicu adanya pekerjaan peningkatan badan jalan Abdul Manaf bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemenang lelang H Rholis.
Mereka merasa keberatan adanya pekerjaan badan jalan itu karena pihak pengelola parkir merasa terganggu lahan parkir yang dikelola oleh kelompok IW sebagai pemenang lelang pengelolaan lahan parkir di Kota Tembilahan tidak bisa beroperasi di ruas jalan Abdul Manaf, sehingga meminta ganti rugi kepada pihak pemenang tender.
Merasa dirugikan, Minggu 3 November 2019, sekira pukul 15.30 Wib, pihak pemegang lahan parkir memanggil pekerja, Ahmad Sofyan (27 tahun) diduga ditekan untuk menyampaikan kepada pihak kontraktor untuk membayar ganti rugi. Namun Sofyan mengaku tidak mampu berbuat apa-apa, lalu ia diminta menghubungi Hamdani alias Dani (27 tahun) selaku pengawas proyek jalan tersebut.
Saat dihubungi, Dani sedang berada di Labor PU Jalan Prof M Yamin, kemudian sekira pukul 16.00 Wib, teman pelapor yang bernama Sofyan menelpon, kemudi setelah pelapor mengangkat telepon ternyata yang bicara adalah Ek, dan menyampaikan agar pelapor datang ke Jalan Kembang Kelurahan Tembilahan Kota.
Kemudian pelapor mengatakan "sebentar saya sedang ada urusan bersama orang PU" kemudian pelapor mematikan telepon tersebut.
Pelapor ditelepon kembali namun tidak diangkat karena masih ada pekerjaan. Kemudian sekira pukul 16.30 Wib pelapor ditelepon kembali oleh Sofyan mengatakan bahwa agar pelapor cepat datang ke Jalan Kembang, karena apabila pelapor tidak datang, Sofyan akan dipukul oleh Ek dan teman-temanya diperkirakan berjumlah 10 orang.
"Mendengar hal tersebut, pelapor (Dani) bersama Obet (saksi) langsung datang ke Jalan Kembang untuk menemui Ahmad Sofyan," terang Warno
Setelah sampai di Jalan Kembang kemudian pelapor bertemu dengan IW, Ek Ad, dkk. Kemudian pelapor menyalami IW dan langsung duduk disebelahnya. Kemudian IW dan kawan-kawan menanyakan masalah pekerjaan dengan mengatakan "bagaimana masalah penyelesaian pembayaran parkir yang berada di Jalan H Abdul Manaf Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil".
Kemudian Pelapor menjawab bahwa itu tidak menjadi urusan pelapor karena pelapor hanya sebagai pekerja. Mendengar hal tersebut, IM datang menghampiri pelapor dan menarik rambut pelapor dan langsung memotong rambut pelapor dengan menggunakan gunting, setelah itu pelapor bertanya "kenapa rambut ku di potong".
Lalu IM bersama rekannya mengatakan "Itulah sudah tiga hari saya peringatkan mengapa masih melanjutkan pekerjaan sedang masalah parkir belum diselesaikan".
Kemudian datang kurang lebih sepuluh orang menghampiri pelapor dan langsung memukul dengan cara mengeroyok pelapor dan setelah itu pelapor ditarik kedalam mobil oleh orang yang tidak dikenal dan dikatakan kepada pelapor bahwa pelapor mau dibawa ke daerah Rumbai, Kecamatan Kempas.
"Saksi Obet memohon kepada IW agar pelapor tidak dibawa ke Rumbai dan agar masalah diselesaikan disini,"
Kemudian pelapor diturunkan dari mobil, dan pelapor disuruh oleh IM untuk menelpon H Rolis selaku bos namun nomor handphone H Rolis tidak aktif, dan tak lama kemudian datang pihak kepolisian untuk menjemput pelapor dan setelah itu pelapor dibawa ke Polres Inhil.
"Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib/Polri untuk pengusutan lebih lanjut," sebutnya.
Atas laporan tersebut, Minggu 03 November 2019 pukul 18.10 Wib, Unit Opsnal Sat Intelkam melakukan pencarian terhadap beberapa orang yang disebut oleh Pelapor, dan para pelaku saat itu berkumpul di rumah kediaman Wakil Bupati Inhil H. Syamsudin Uti untuk membicarakan permasalahan parkir yang terhambat karena adanya Proyek Pembangunan Jalan di Jl. H. Abdul Manaf.
Kemudian Unit Opsnal Sat Intelkam datang dan melakukan negosiasi terhadap pelaku Ek untuk datang ke Mapolres Inhil guna klarifikasi kejadian yang sebenarnya.
Setelah mendapatkan informasi dari Ek, pada Senin 04 November 2019 sekira pukul 00.30 Wib, Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot bersama ± 20 Personil Polri melakukan penangkapan upaya paksa IW di kediamannya di Jalan Kembang Lorong Hidayat tanpa ada perlawanan.
"Saat ini IW dan Ek sudah diamakan dan sedang dilakukan penyidikan di Sat Reskrim Polres Inhil guna penyidikan lebih lanjut," imbuhnya
Baca Juga:
Tembilahan, (18/8/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan apresiasi terhadap peran Pondok Pesantren Miftahul Hiday
Artikel
Kabupaten Bogor Ratusan massa dari berbagai Ormas Islam diantaranya FPI, BPPKB, serta majelis taklim menggelar unjuk rasa di depan pabrik
Artikel
INDRAGIRI HILIRSatuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indragiri Hilir (Inhil) memasang spanduk larangan balap liar di sepanjang Jalan Parit
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
BATANG TUAKA, INDRAGIRI HILIR Semangat kemerdekaan dan persatuan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Re
Artikel
Tembilahan, (16/8/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabu
Artikel
KATEMAN, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau digelar di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, S
Artikel
TEMBILAHAN Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas dan strong point pagi di sejumlah titi
Artikel
Indragiri Hilir Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai terjadi sejak 11 Agustus 2026. Hingga Kamis, 13 Ag
Lingkungan
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (1
Artikel