Senin, 27 April 2026 WIB

Di Meranti, Minim Tenaga Medis Terus Jadi Persoalan

- Rabu, 27 April 2016 15:31 WIB
1.273 view
Di Meranti, Minim Tenaga Medis Terus Jadi Persoalan
Ilustrasi Tenaga Medis, net
SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Kekurangan atau minimnya tenaga medis kesehatan di Kabupaten Kepulauan Meranti hingga kini terus menjadi persoalan yang belum kunjung terselesaikan. Pasalnya, banyak UPT Puskesmas di setiap Kecamatan masih membutuhkan tenaga medis.

Seperti di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti tepatnya di Desa Kedabu Rapat. Di wilayah tersebut, Kepala UPT Puskesmas Desa Kedabu Rapat, Drg Alamsyah mengakui, puskesmas yang dinaunginya itu belum bisa memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat.

"Kita masih kekurangan tenaga medis. Tidak imbang antara tenaga medis dengan pasien yang datang perharinya. Kondisi inilah yang membuat pelayanan kita belum bisa maksimal," keluh Alamsyah, belum lama ini.

Bagaimana tidak, diakuinya dalam sehari jumlah pasien datang untuk berobat yang harus dilayani lebih kurang berkisar sebanyak 30 orang dari total 11 desa di Kecamatan Rangsang Pesisir. Tentu dikatakannya hal ini menjadi kesulitan, sebab di Kecamatan tersebut hanya terdapat satu tempat pelayanan kesehatan saja.

"Di Rangsang Pesisir hanya ada satu puskesmas saja (puskesmas di tempat Alamsyah mengabdi). Apalagi dalam kondisi seperti itu, puskesmas tersebut hanya terdapat 2 orang dokter PTT, terdiri dari dokter umum dan dokter gigi. Sedangkan bidan berstatus PNS hanya 5 orang, ditambah dengan 2 orang perawat," ungkapnya.

Ditambahkan Kasubag TU Puskesmas Desa Kedabu Rapat, Zulham Effendi mengatakan bahwa, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan permohonan penambahan tenaga medis. Namun, saat ini belum ada jawaban yang pasti terkait akan segera ada penambahan tenaga medis dari pihak Dinas terkait (Dinas Kesehatan).

"Kita berharap persoalan kekurangan tenaga medis bisa diperhatikan oleh Pemkab, terutama Diskes Meranti. Mengingat jika berkelanjutan seperti ini, kita khawatir masyarakat akan kecewa terhadap pelayanan kesehatan di Rangsang Pesisir," katanya.

Terhadap hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti, dr Suwandi saat berusaha dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/4/16) melalui via selulernya belum ada jawaban. (mad)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru