Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Presiden Joko Widodo merayakan babak baru penyelamatan hutan Indonesia

- Kamis, 27 November 2014 16:51 WIB
350 view
Presiden Joko Widodo merayakan babak baru penyelamatan hutan Indonesia
MERANTI, PESISIRNEWS.com - Langit Sungai Tohor yang cerah pagi ini menyambut kedatangan Presiden Indonesia Joko Widodo bersama rombongan. Kedatangan Presiden Jokowi ke Riau untuk menyaksikan langsung dampak kebakaran hutan yang telah terjadi selama 17 tahun di Riau, sekaligus menyambut petisi yang digagas Pak Abdul Manan warga Sungai Tohor dan undangan dari koalisi yang terdiri dari Greenpeace, WALHI dan Yayasan Perspektif Baru.

Setelah mendarat pukul 8.15 pagi di halaman kantor Camat Tebing tinggi Timur desa, Sungaitohor, Presiden Jokowi langsung menuju lokasi sekat kanal (bendungan) dan kilang sagu milik Wak Nongmel. Setelah secara simbolik meresmikan sekat kanal yang dibuat warga dengan menancapkan ruyung (kulit pohon rumbia) untuk upaya perlindungan gambut,   Presiden Jokowi memberikan pernyataan singkat bahwa gambut jangan diremehkan, baik gambut dalam maupun dangkal harus dilindungi karena semuanya berfungsi dalam ekosistem kita. Pembenahan tata kelola kehutanan dan lingkungan juga menjadi komitmen beliau sehingga perpanjangan moratorium dan penegakan hukum akan ditindak lanjuti secara teknis oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Inilah babak baru bagi penyelamatan hutan dan gambut Indonesia. Dan Greenpeace menyambut baik serta berterima kasih kepada Presiden Jokowi untuk kunjungan blusukan asap yang dilakukan hari.

 Greenpeace Indonesia

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Riau Bongkar Dugaan Kejahatan Lingkungan Korporasi Sawit, Kerugian Ekologis Tembus Rp187 Miliar
Pj Bupati Inhil Erisman Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Pendidikan Bebas Kekerasan
Pj Bupati Inhil Tinjau Progres Pekerjaan Semenisasi Bersama Kadis Perkim
Kadis Diskominfo Pers Inhil Trio Beni Putra Raih Program Doktor di Bidang Ilmu Lingkungan Hidup
Presiden Tekankan Pembangunan Infrastruktur harus Ramah Lingkungan
Wapres Berharap Makin Banyak Perusahaan yang Jadi Agen Perubahan Lingkungan
komentar
beritaTerbaru