Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Jalan Pekanbaru-Sumbar Putus, Berdampak Kepada Harga Cabe

- Selasa, 09 Februari 2016 13:32 WIB
1.180 view
Jalan Pekanbaru-Sumbar Putus, Berdampak Kepada Harga Cabe
Foto: Ilustrasi.
Cabe Merah.
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Para pedagang mengakui mahalnya harga cabai merah di Pekanbaru, akibat sempat putusnya akses jalan dari Sumatra Barat menuju Riau kemarin. Truk yang biasa memasok cabe ke Riau terjebak jalan putus atau terpaksa cari jalan alternarif. Hal inilah yang membuat harga cabe di Pekanbaru naik.

Diantaranya di Pasar Cik Puan, Pasar Kodim, dan Pasar Agus Salim Pekanbaru. Di pasar-pasar ini, tampak hanya sedikit pedagang yang menjual cabe merah asal Sumbar tersebut, itupun harganya jauh berbeda jika dibandingkan dengan harga cabe merah asal Sumatra Utara (Medan).

Dari pantauan di tiga pasar tersebut, para pedagang lebih dominan menjual cabe merah asal Medan yang dipatok mulai harga Rp 26.000 hingga Rp28 ribu per kilogram.

Bawang merah asal Jawa Rp 24 ribu per kilogram, sementara untuk harga cabe rawit Rp 40 ribu per kilogram.

Sementara untuk cabe merah asal Bukit Tinggi tembus Rp40 ribu per kilogram, dan cabe merah Payakumbuh Rp 30 ribu, sementara untuk komoditi sayur-sayuran masih tergolong normal yakni untuk sayur Kol Rp 7 ribu per kilogram, dan kentang Rp10 ribu per kilogram.

Kelangkaan untuk cabe merah asal sumbar tersebut ternyata diakui oleh sejumlah pedagang, seperti yang disampaikan Ujang, menurut dia, bencana alam di perbatasan Sumbar-Riau menjadi penyebab keterlambatan pasokan cabe merah masuk ke Pekanbaru.

"Kalau cabe medan banyak, dan harganya pun masih normal, cuman cabe merah bukit yang belum ada di kita. Ya gimanalah, truk-truk pengangkut sayuran dan cabe ngak bisa lewat jalan di sana putus," terang Ujang, pedagang di Pasar Cik Puan, Selasa (9/2/2016).

Sementara itu, Ita pedagang Pasar Agus Salim mengaku masih menjual cabe merah asal Bukit Tinggi dengan harga Rp 40 ribu per kilogram.

"Memang ngak banyak yang jual cabe merah asal Sumbar, karena jalanan putus karena longsor, tapi ada juga para supir yang nekat milih jalan lain, buktinya saya masih nerima, dari pada sayur dan cabe busuk di jalan, mending mereka milih alternatif lain, memang harganya jauh bedalah dengan harga cabe asal Medan," tandasnya.


Ikuti perkembangan berita ini. Silahkan Klik DISINI / DISINI

Sumber: katariau.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lakukan Tanam dan Panen Cabe di Kelurahan Pekan Arba, Bupati Inhil Harapkan Hasil Bumi Masyarakat di Manfaatkan Oleh Dapur SPPG
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Temui Petani Sambil Ikut Memanen Cabe
DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan
Harga Cabe Kembali Membuat Warga Pekanbaru Menjerit, Capai Rp70 Ribu Sekilo
Harga Sembako di Kota Pekanbaru Belum Stabil
Harga daging dan cabai jelang Imlek naik
komentar
beritaTerbaru