JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Tahun 2015 menjadi masa yang berat bagi investor saham, tidak terkecuali orang terkaya nomor 3 dunia, Warren Buffet. Saham-saham miliknya pun berjatuhan.
Berkshire Hathaway, perusahaan induk Buffet, mencatat kinerja terburuknya sepanjang sejarah. Bahkan lebih buruk dari krisis finansial 2008.
Harga saham seri A dan B Berkshire sudah anjlok hingga 13% tahun ini. Saham seri A, yang khusus untuk orang-orang super kaya, kini harganya US$ 195.000 (Rp 2,5 miliar) selembar.
Sementara saham seri B harganya sudah di bawah US$ 130 (Rp 1,7 juta) selembar. Koreksi sahamnya masih lebih baik dari 2008 yang anjlok sampai 32%.
Tapi memangnya ada investasi saham yang sukses di 2008? Semua orang pasti mengalami rugi investasi, apalagi saat itu Indeks S&P 500 jatuh 38,5%.
Nah, sekarang ini Indeks S&P 500 hanya turun 2%. Lalu mengapa saham Berkshire jatuh begitu dalam?
Jawabannya adalah saham-saham di portofolio Berkshire banyak yang jatuh, sehingga kepercayaan investor terhadap perusahaan si 'Oracle of Omaha' itu mulai berkurang.
Berikut ini saham-saham investasi Buffet yang anjlok di 2015.
IBM -15%
American Express -26,5%
Procter & Gamble (P&G) -13,8%
Walmart -31,5%
Davita HealthCare Partners (DVA) -9,4%
Goldman Sachs -8,9%
Deere & Co -14,9%
USG -14,5%.
(ry)
Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI
Sumber: suluhriau.com