Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Ekonomi Lesu, Saham-saham Orang Terkaya Nomor 3 Dunia Berjatuhan

- Minggu, 27 Desember 2015 13:01 WIB
675 view
Ekonomi Lesu, Saham-saham Orang Terkaya Nomor 3 Dunia Berjatuhan
Foto: Internet.
Orang terkaya no 3 se-Dunia, Warren Buffet.
JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Tahun 2015 menjadi masa yang berat bagi investor saham, tidak terkecuali orang terkaya nomor 3 dunia, Warren Buffet. Saham-saham miliknya pun berjatuhan.

Berkshire Hathaway, perusahaan induk Buffet, mencatat kinerja terburuknya sepanjang sejarah. Bahkan lebih buruk dari krisis finansial 2008.

Harga saham seri A dan B Berkshire sudah anjlok hingga 13% tahun ini. Saham seri A, yang khusus untuk orang-orang super kaya, kini harganya US$ 195.000 (Rp 2,5 miliar) selembar.

Sementara saham seri B harganya sudah di bawah US$ 130 (Rp 1,7 juta) selembar. Koreksi sahamnya masih lebih baik dari 2008 yang anjlok sampai 32%.

Tapi memangnya ada investasi saham yang sukses di 2008? Semua orang pasti mengalami rugi investasi, apalagi saat itu Indeks S&P 500 jatuh 38,5%.

Nah, sekarang ini Indeks S&P 500 hanya turun 2%. Lalu mengapa saham Berkshire jatuh begitu dalam?

Jawabannya adalah saham-saham di portofolio Berkshire banyak yang jatuh, sehingga kepercayaan investor terhadap perusahaan si 'Oracle of Omaha' itu mulai berkurang.

Berikut ini saham-saham investasi Buffet yang anjlok di 2015.

    IBM -15%
    American Express -26,5%
    Procter & Gamble (P&G) -13,8%
    Walmart -31,5%
    Davita HealthCare Partners (DVA) -9,4%
    Goldman Sachs -8,9%
    Deere & Co -14,9%
    USG -14,5%. (ry)


Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI


Sumber: suluhriau.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas
Perkuat Hubungan Ekonomi, Perusahaan Israel Buka Cabang Pertamanya di Maroko
Dituding Curang, Dalam Seminggu Orang Terkaya di India Kehilangan Penghasilan Rp 4,5 Triliun
Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat
Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global, Pemerintah Terbitkan Perpu Cipta Kerja
Kelapa sebagai Bentuk Kearifan Lokal Bernilai Ekonomi di Kabupaten Inhil yang Harus Dipertahankan
komentar
beritaTerbaru