PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Akibat langkanya gas elpiji di beberapa titik yang ada di kota Pekanbaru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru mendapat satu surat dari Kelurahan Tangkerang Selatan di Kecamatan Bukit Raya.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman mengatakan, saat ini baru satu kelurahan itu yang menyurati Disperindag. Untuk kelurahan lainnya belum ada.
"Ya, kita sudah menerima suratnya Jumat kemarin. Kita sudah lakukan rapat, Pertamina sudah diintruksikan agar semua agen elpiji menyuplai full kembali gas ke Tangkerang Selatan," kata Irba, Ahad kemarin.
Isi surat itu, kata Irba, di Kelurahan Tangkerang Selatan sudah sulit memperoleh gas elpiji ukuran 3 kg. Kalaupun ada di pengecer, gas bersubsidi dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) lebih dari Rp16 ribu per tabung.
"Kita belum memutuskan untuk Operasi Pasar (OP). Sebab dari aksi yang dilakukan sebelumnya gas selalu berlebih," sebutnya.
Namun, saat ini berbeda, Disperindag dan Pertamina menebar ke pangkalan. Jadi, tidak ada lagi keluhan pangkalan yang sudah habis karena sudah disuplay Pertamina full. Untuk itu jika masyarakat di Tangkerang Selatan mendapati ada pangakalan yang menjual di atas HET dengan alasan stok sedikit atau sudah habis untuk segera dilaporkan.
"Sampaikan informasinya ke kita, biar langsung kita tindak, yakni pangkalanya ditutup. Tidak ada toleransi lagi, kita sudah capek dengan aksi ini," tutupnya.
(yan)
(rik)