Minggu, 21 Juni 2026 WIB

Pemudik Bawa Duit Rp9,7 Triliun ke Kampung Halaman

- Jumat, 07 Juni 2019 08:38 WIB
35.618 view
Pemudik Bawa Duit Rp9,7 Triliun ke Kampung Halaman
Ilustrasi

Pesisirnews.com - Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Umum Kadin Jakarta sekaligus Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta melansir puncak perputaran uangpada perayaan idul fitri1440 Hijriah mencapai Rp9,7 triliun. Itu artinya, uang dibawa pemudikke kampung halamannya.

Dilansir dari CNN Indonesia, hitung-hitungan itu diperolehnya berdasarkan data Balitbang Kementerian Perhubungan yang memperkirakan jumlah pemudik lebaran 2019 dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai 14,9 juta orang.

Menurut dia, jika setiap rumah tangga dirata-rata membawa uang paling minim Rp4 juta, maka uang yang mengalir ke daerah mencapai Rp9,5 triliun. Jumlah itu lebih tinggi jika dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp8,2 triliun, dan 2017 lalu Rp7 triliun.

"Uang tersebut mayoritas beredar di Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur, sebagian Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (7/6).

Dana itu belum termasuk remitansi dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri yang berjumlah nyaris 9 juta orang. Dengan perhitungan setiap TKI mengirim Rp1 juta per orang, maka daerah menerima perputaran uang tambahan Rp9 triliun. Walau, ada kecenderungan dana tersebut tidak akan dibelanjakan semua.

Ia meyakini ekonomi daerah akan bergerak dan bergairah dengan jumlah transaksi yang signifikan. Karena, perputaran uang sangat tinggi, dampak dari uang yang mengalir dari kota ke daerah tujuan mudik.

"Belanja konsumsi masyarakat akan mampu memberikan kontribusi dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang diperkirakan mencapai 5,2 persen, naik dari sebelumnya, 5,07 persen. Momentum perayaan ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi," katanya.

Adapun konsumsi masyarakat yang dimaksud, antara lain berputar di sektor pariwisata, seperti oleh-oleh khas daerah, aneka produk UKM, hingga makanan khas dan kerajinan. "Masa liburan lebaran tahun ini yang mencapai 11 hari sangat mendukung perputaran uang," imbuh Sarman.

Pun demikian, ia mengingatkan bahwa konsumsi masyarakat akan landai. Masyarakat berpotensi mengerem dan selektif dalam membelanjakan uangnya usai momentum lebaran, mengingat berakhirnya libur lebaran bakal diikuti dengan ajaran baru anak sekolah.(dan)

Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bujang Dara Inhil Dinobatkan  Bupati Berharap Promosikan Pariwisata dan Kebufayaan Inhil
Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak
Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan
Ketua Tp PKK inhil Katerina Susanti Herman Gelar Giat  Layanan Gelar Kasus Kekerasan Terhadap Anak
Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
Polres Inhil Salurkan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru