Selasa, 30 Juni 2026 WIB

Janji Manis Jokowi dan Kenyataan Pahit Pertumbuhan Ekonomi

- Jumat, 08 Februari 2019 01:22 WIB
1.975 view
Janji Manis Jokowi dan Kenyataan Pahit Pertumbuhan Ekonomi
Foto: infografis/infografis Pertumbuhan Ekonomi RI Era Jokowi/Aristya Rahadian Krisabella
JAKARTA,PESISIRNEWS.COM-Jika kembali mengingat masa-masa awal pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK), angka pertumbuhan ekonomi tersebut masih jauh dari target yang dijanjikan, yakni sampai 7%.di lansir dari Cnbc Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 5,17%. Menurut Kepala BPS Suhariyanto, angka pertumbuhan ekonomi ini sudah cukup baik di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu.

"7% itu target kapan? 2014-kan? RPJMN [Rencana Pembangunan Jangka Menengah] itu kan disusun untuk lima tahun ke depan. Kita tidak pernah berpikir The Fed [Bank Sentral AS] akan menaikkan bunga cukup sering, perang dagang, dan sebagainya. Target 7% berat sekali," ujar Suhariyanto, Rabu (6/2/2019).


"Tapi memperhatikan ekonomi global, komoditas fluktuatif, saya bilang [angka pertumbuhan] 5,17% bagus. Kita tidak the best tapi masih okelah," tambahnya.

Dalam data BPS disebutkan pada triwulan keempat lalu harga komoditas seperti minyak kelapa sawit, ikan, alumunium, nikel, tambang turun secara kuartalan. Begitu juga harga kedelai yang turun secara tahunan atau year-on-year

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Dorong Percepatan Infrastruktur 2026
Ribuan Warga Padati Lapangan Gajah Mada, Bupati H. Herman Hadiri Malam Puncak HUT TNI ke-80
Ziarah Nasional HUT TNI ke-80, Wabup Inhil Ajak Generasi Muda Hargai Jasa Pahlawan
Bupati Indragiri Hilir Hadiri Rapat Evaluasi Fisik Dan Keuangan Bersama Jajaran Pemkab Inhil
Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025
Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman
komentar
beritaTerbaru