Minggu, 21 Juni 2026 WIB

SMPN 29 Pekanbaru Keterbatasan RKB, Daya Tampung Menjadi Minim

- Sabtu, 01 Agustus 2015 14:50 WIB
1.530 view
SMPN 29 Pekanbaru Keterbatasan RKB, Daya Tampung Menjadi Minim
foto: junaidi
Kepala SMPN 29 Pekanbaru Dra Syafrida Ali
PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Kepala SMPN 29 Pekanbaru Dra Syafrida Ali mangatakan, keterbatasan Ruang Kelas Belajar (RKB) menjadi penyebab minimnya daya tampung (kuota) penerimaan siswa baru.

"Padahal peminat sekolah kita ini sangat banyak," ungkap Syafrida Ali ketika berbincang-bincang di ruang kerjanya, Sabtu (1/8/2015).

Sebenarnya, kata Syafrida, siswa yang ingin masuk SMPN 29 cukup banyak. Hal ini terlihat dari pendaftar pada PPDB dengan sistim online tahun ini mencapai 1048 orang. Namun siswa yang bisa diterima hanya 6 kelas saja yakni sebanyak 227 siswa.

"Artinya peminatnya cukup tinggi. Namun ruang kelas yang tersedia sangatlah terbatas. Untuk itu kedepan RKB perlu ditambahkan, agar daya tampungnya lebih banyak lagi," terang Syafrida.

Pada PPDB tahun ini, tambahnya, banyak masyarakat Rumbai dan sekitarnya yang masuk katagori warga tempatan tidak bisa diterima. Hal ini dikarenakan kekurangan RKB.

"Untuk itu kita meminta kepada pihak terkait agar menambah RKB. Sehingga tahun depan warga tempatan ini dapat diterima menjadi siswa di sekolah ini," harap Syafrida.

"Kita sudah mengusulkan kepada pemerintah untuk penambahan RKB, namun sampai saat ini belum ada realisasinya. Mudah-mudahan tahun 2016 nanti akan ada penambahan ruang kelas baru," pungkasnya. (jun)

(rik)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Viral Di dunia Maya, Paranormal India Prediksi Kiamat 29 Juni,Tanggapan Warganet "Tunggu Dulu Dong Utang Belum Bayar"
Hari Ini Dunia Memperingati Hari Stroke 29 Oktober
173.329 Guru Honorer Lolos Seleksi Kompetensi Guru ASN PPPK, Berikut Besaran Gajinya
Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka 29 Juni? Tunggu, BKN akan Sampaikan Pengumuman Penting
Terkait PPDB 2021, Komisi V DPRD Riau Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Disdik Riau
Dirjen Pendidikan RI Akan Bantu 4 RKB Untuk SMKN 2 Dumai
komentar
beritaTerbaru