Kamis, 30 Juli 2026 WIB

Tujuh Warga Jepang Dideportasi Dari Riau, Ini Penyebabnya

- Selasa, 01 Maret 2016 12:03 WIB
1.638 view
Tujuh Warga Jepang Dideportasi Dari Riau, Ini Penyebabnya
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Tujuh warga negara asing (WNA) Jepang dideportasi dari Riau untuk selanjutnya dipulangkan ke Jepang karena kedapatan menyalahgunakan visa turis untuk keperluan bekerja.

"Hari ini kita deportasi mereka. Kita langsung tetapkan cap merah yang artinya mereka tidak dapat kembali lagi ke Indonesia sampai kapanpun," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Riau, Ferdinan Siagian, Selasa (1/3/2016).

Ia mengatakan, ketujuh warga negeri matahari terbit yang diketahui bernama Asani Akino, Inoue Akinara, IIDA Sosumo, Ito Koyosei, Suzukui Kenichiro dan Kobayashi Misayo akan langsung diterbangkan ke negara asalnya malam ini.

Dijelaskannya, pada pukul 11.00 WIB ini mereka diterbangkan ke Jakarta sementara pada pukul 21.00 WIB nanti akan langsung ke Jepang menggunakan pesawat Air Nippon Airways.

Menurutnya Ferdinan, pertimbangan pihaknya menetapkan cap merah itu karena kesalahan ketujuh warga Jepang itu cukup fatal. "Mereka menggunakan visa kunjungan untuk bekerja di Siak. Sementara mereka tidak kooperatif," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, mereka dibawa oleh perusahaan besar sekelas Panasonic yang seharusnya memahami aturan yang berlaku di negara ini.

Lebih jauh, selain mendeportasi tujuh warga Jepang itu, pihaknya juga telah memberikan teguran keras kepada Panasonic lantaran memperuntukkan visa kunjungan untuk bekerja.

"Mereka yang membawa, mereka yang bertanggung jawab. Kita sudah memberikan teguran kepada mereka," tegasnya.

Sebelumnya tujuh warga Jepang diamankan oleh pihak Imigrasi Kabupaten Siak karena kedapatan menggunakan visa kunjungan untuk bekerja. Mereka diamankan saat mendokumentasikan "Solar Cell" yang dipasang di salah satu mesin anjungan tunai milik bank BRI di Kabupaten Siak.

Dari pemeriksaan, diketahui bahwa mereka terikat kontrak kerja antara BRI dengan Panasonic untuk pemasangan "Solar Cell".

Sumber: Antara

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Inhil Gelar Perlombaan Gasing Bhayangkara, Lestarikan Budaya Melayu dalam Semangat Hari Bhayangkara ke-80
Wajib Diketahui Calon Pekerja Migran Indonesia: Arab Saudi Berlakukan Tes sebelum Berikan Visa
Menlu Jepang akan ke Beijing dan Bahas Pembebasan Pengusaha Jepang yang Ditahan China
Pengadilan Jepang Buat Terobosan Berikan Status Pengungsi kepada Seorang Lesbian Uganda
Wapres: Banyak Orang di Dunia Mencari Pemahaman Islam Moderat di Indonesia
Temuan Dramatis Surat Tentara Jepang Era PD II yang Berasal dari Kepulauan Indonesia
komentar
beritaTerbaru