Minggu, 21 Juli 2024 WIB

Wajib Diketahui Calon Pekerja Migran Indonesia: Arab Saudi Berlakukan Tes sebelum Berikan Visa

- Minggu, 09 April 2023 12:48 WIB
492 view
Wajib Diketahui Calon Pekerja Migran Indonesia: Arab Saudi Berlakukan Tes sebelum Berikan Visa
Ilustrasi: Pekerja migran asal India, Pakistan dan Bangladesh yang akan melamar kerja ke Arab Saudi. (web archive)

RIYADH (Pesisirnews.com) - Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial telah meluncurkan sistem pemberian visa kerja baru terhadap para pekerja asing yang ingin bekerja di Arab Saudi.

Melansir patrika.com, Minggu, melalui aturan baru ini, Arab Saudi mewajibkan setiap pekerja asing untuk mengikuti tes lewat program verifikasi keterampilan sebelum memberikan visa kepada mereka.

Di bawah aturan ini, para pekerja wajib mengikuti ujian praktek dan tertulis dari pekerjaan yang akan mereka ambil.

Baca Juga:

Berdasarkan hasil dari tes ini, baru mereka dapat mengajukan visa kerja di Saudi. Pemberian visa juga dibagi berdasarkan jenis pekerjaan yang dilamar oleh para pekerja.

Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial menyebutkan bahwa perubahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi profesional pekerja terampil di pasar Saudi serta meningkatkan produktivitas.

Baca Juga:

Ketentuan baru ini berlaku bagi seluruh jajaran yang berada dibawah Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi.

Pada aturan baru ini, kerajaan menetapkan 3 tingkat keterampilan untuk perekrutan yang berbasis keterampilan.

[br]

Tiga tingkat keterampilan dibagi ke dalam kategori rendah, sedang dan tinggi. Adapun prioritas visa kerja terendah akan diberikan berdasarkan kebutuhan.

Sedangkan bagi pekerja yang kurang berpendidikan dan dinilai tidak memenuhi syarata nantinya akan dikembalikan ke negaranya masing-masing.

Tujuan pemerintah Saudi dengan sistem baru ini untuk mengurangi arus tenaga kerja yang tidak memenuhi syarat yang masuk ke Arab Saudi.

Fase pertama dari sistem visa kerja baru ini akan diterapkan kepada pekerja asal India, Pakistan dan Bangladesh, di mana para pekerja yang berasal dari ketiga negara tersebut menjadi tenaga kerja asing yang paling banyak bekerja di Arab Saudi.

(PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ubah Citra Ultra-Konservatif, Arab Saudi akan Kirim Astronot Wanita Pertama ke Luar Angkasa
Banjir Bandang Terjang Wilayah Selatan Arab Saudi, 4 Orang Anak Jadi Korban
Sukses Pulihkan Hubungan Iran-Arab Saudi, China Imbangi Pengaruh AS dalam Kancah Global
China Sukses Jembatani Pemulihan Hubungan Bilateral antara Iran dan Arab Saudi
Model Arab Saudi dan Palestina Tampil Memukau di Milan Fashion Week
Menaker Ida Fauziyah Berharap Malaysia Adil dalam Penegakan Hukum terhadap PMI di Malaysia
komentar
beritaTerbaru