Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Perpustakaan Online SMPN 20, yang Pertama dan Satu-satunya di Pekanbaru

- Jumat, 19 Februari 2016 13:46 WIB
1.777 view
Perpustakaan Online SMPN 20, yang Pertama dan Satu-satunya di Pekanbaru
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - SMPN 20 Pekanbaru mencanangkan pustaka "online" atau dalam jaringan (daring) atau guna mensukseskan gerakan nasional "Ayo Membaca" bagi kalangan pelajar.

"Kami mintakan wali kota untuk meresmikannya. Ini pertama dan satu-satunya di Pekanbaru," ungkap Kepala Sekolah SMPN 20, Nurbaiti, di Pekanbaru, Kamis kemarin.

Nurbaiti menerangkan, pihak sekolah, para guru, dan orangtua bekerjasama bahu membahu untuk membangkitkan minat baca dimasyarakat. "Pendanaan kami banyak dibantu para orangtua murid yang memiliki kemampuan lebih," ujarnya.

Menurut dia, dukungan program ayo membaca tidak dititik beratkan pada jumlah buku terkumpul atau dimilliki sekolah, namun pada peningkatan minat baca anak didik.

"Makanya kami selalu berupaya berinovasi dengan dukungan dana para orangtua menciptakan lingkungan membaca yang menarik minat," urainya.

Dengan pustaka online ini SMPN 20 menyediakan sarana dan fasilitas ruangan pustaka yang khusus menggunakan ilmu teknologi jaringan internet. Peserta didik bisa mengakses literasi buku bacaan yang ada di dunia maya, untuk memperkaya wawasan membacanya.

"Kami sediakan pondok digital dimana ada buku, komputer lengkap jaringan, sehingga anak didik bisa membaca buku lewat komputer," urainya.

Selain itu program baca lainnya dengan dibuatnya taman keluarga dan , pustaka alam. Disini sekolah menyediakan kursi untuk menjadi tempat membaca bagi anak didik sambil istirahat bermain atau menanti jemputan pulang sekolah.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus di tempat yang sama mengapresiasi pencanangan perpustakaan online oleh SMPN 20, karena ini cara mensukseskan
gerakan ayo membaca dikalangan pelajar.

"Indonesia masih jauh tertinggal dalam minat baca. Dengan gerakan ini
bagaimana kita bisa mengejar minat baca, harus ada inovasi dengan akselari
Seperti yang dibuat SMPN 20," terangnya.

Firdaus meminta gerakan ini jadi contoh dan ditiru oleh sekolah lainnya. "Perlu kemauan yang keras untuk itu, seperti yang sudah dilakukan SMPN 20," tutupnya.

Data Disdik Pekanbaru mencatat, SMPN 20 sudah banyak meraih penghargaan ditingkat nasional, salah satunya sebagai satu-satunya SMP yang meraih Adiwiyata tingkat nasional, selain juga menjadi sekolah sehat tingkat yang sama dan sebagainya.

Sumber: Antara

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemko Pekanbaru Komit Bangkitkan Dunia Perpustakaan
Perpustakaan Soeman Hs Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbudaya
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Pustaka Masih Diusut
BPK Rohil Fokus Bangun Pustaka Kecamatan
komentar
beritaTerbaru