Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Disperindag Inhil Sosialisasikan Sistem SRG ke Masyarakat

- Selasa, 16 Februari 2016 17:36 WIB
511 view
Disperindag Inhil Sosialisasikan Sistem SRG ke Masyarakat
Foto: aziz
Drs. H. Eddiwan Shasby, Kepala Disperindag Inhil, didampingi Sekretaris Tim Percepatan Penerapan Sistem Resi Gudang, Azwar C dan Kabid Perdagangan Disperindag, Raja Teruna
PESISIRNEWS.COM, TEMBILAHAN - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang merupakan wilayah perkebunan kelapa terluas di Indonesian dan dikenal wilayah hamparan kelapa dunia. Ternyata belum mampu mengangkat perekonomian mayarakatnya yang masih banyak hidup dibawah garis kemiskinan.

Kelapa sebagai simbol pohon kehidupan yang sering digaungkan oleh Bupati Inhil HM Wardan, pada kenyataannya belum mampu menghidupi masyarakat Inhil secara layak dan sejahtera.

Dalam ekspose, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Inhil Drs H Eddiwan Shasby, menjelaskan bahwa dari luas kebun kelapa Inhil sebanyak 429.110 hektar, saat ini komoditi kopra merupakan komoditi unggulan yang pengelolaannya layak dengan menggunakan Sistem Resi Gudang (SRG).

"Sistem Resi Gudang yang akan diterapkan di kabupaten ini diharapkan menjadi solusi ekonomi kerakyatan. Insyaa Allah tahun 2017 ini, Pemkab Inhil akan menggulirkan program Sistem Resi Gudang (SRG) jika SK dan semua ketentuan sudah dipenuhi. Sistem ini dinilai mampu untuk mengstabilkan harga kelapa yang selama ini anjlok," kata Eddiwan, Selasa (16/2/2016).

Acara di aula kantor Disperindag tersebut juga dihadiri Sekretaris Tim Percepatan Penerapan Sistem Resi Gudang, Azwar C dan Kabid Perdagangan Disperindag, Raja Teruna.

Disamping itu, Sekretaris Tim Percepatan Penerapan Sistem Resi Gudang Azwar C, menyebutkan tahapan rencana penerapan SRG komoditi kelapa oleh Pemda Inhil sudah sampai pada tahapan sosialisasi dan tinggal menunggu surat keputusan (SK) dari pemerintah pusat yaitu menteri Perdagangan.

Dalam sosialisasi program pemerintah Inhil ini, lanjut Azwar, telah mendapat dukungan dari masyatakat, terutama dari petani dan pengusaha kelapa.

Mendengar terobosan Pemda ini, petani kelapa Inhil yang sudah puluhan tahun menjerit seakan mendapat semangat baru. Jaminan akan stabil dan berimbangnya harga kelapa mengambalikan semangat bagi petani untuk kembali mengelola kebun-kebun mereka yang sudah rusak.

"Alhamdulillah setelah kita sosialisasikan, SRG mendapat dukungan dari masyarakat, kususnya petani kelapa. Saya melihat semangat masyarakat untuk kembali membudidayakan kebun kelapa tersebut muncul kembali," tutup Azwar. (ziz)


Ikuti perkembangan berita ini. Silahkan Klik DISINI / DISINI

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan
Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Herman Pimpin Prosesi Purna Praja Dharma Astha Brata pada Resepsi Pernikahan Ica dan Raga
Ketua TP PKK Inhil Lakukan Penelitian Akademik di Bappeda dan Dinas Kesehatan
komentar
beritaTerbaru