Selasa, 07 Juli 2026 WIB
Minat Baca Rendah

Kantor Perpustakaan dan Arsip di Meranti Sepi Pengunjung

- Kamis, 28 Mei 2015 22:00 WIB
475 view
Kantor Perpustakaan dan Arsip di Meranti Sepi Pengunjung
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Keberadaan Kantor Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti, Selatpanjang belum mampu mendongkrak minta baca. Dari target pengunjung perpustakaan mencapai 100 orang per harinya, namun jumlah pengunjung yang datang tidak lebih dari 20 orang.

Kondisi ini menunjukkan tingkat minat baca di Kepulauan Meranti, khususnya Kota Selatpanjang masih relatif rendah.

Berdasarkan data UNESCO, persentase minat baca anak Indonesia sebesar 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak bangsa, hanya satu saja yang memiliki minat baca.

Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kepulauan Meranti, Syamsuddin, mengatakan bahwa penyebab rendahnya minat baca, terutama di kalangan pelajar, karena kurangnya kepedulian mereka untuk lebih dekat dengan buku. Selain itu, diakui pula, ini merupakan dampak dari kemajuan teknologi yang sudah menyeluruh.

"Sekarang orang-orang mencari informasi itu banyak melalui internet karena lebih cepat dan praktis," ujar Syamsuddin, Rabu (27/5/2015) kemarin.

Dengan begitu, lanjut dia, keberadaan perpustakaan semakin dilupakan dan berdampak pada jumlah pengunjung perpustakaan yang semakin menurun, "Padahal jika sering berkunjung ke perpustakaan akan banyak ilmu yang diperoleh, karena banyak buku yang bisa dibaca secara
langsung dan lengkap," tuturnya.

Tidak hanya itu, Pihak Kantor Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti sendiri juga melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah rendahnya minat baca, seperti memberikan penyuluhan dengan mendatangi setiap sekolah, desa, dan kelurahan yang ada di pelosok Meranti.

"Biasanya penyuluhan tersebut dilakukan dengan menggunakan mobil perpustakaan keliling, serta mengadakan lomba minat baca daerah antar kecamatan dan kabupaten, lomba yang diadakan tersebut seperti mendongeng tanpa buku bagi siswa-siswi tingkat SD dan SLTP," terang Syamsuddin.

Ia juga menambahkan, Kami telah mengupayakan agar minat baca masyarakat meningkat dengan menghibahkan sejumlah buku ke setiap desa, saat ini sudah 35 desa kami salurkan buku untuk ditempatkan di setiap masing-masing perpustakaan desa dengan jumlah 200-300 buku perdesanya, dan mengoptimalkan pelayanan mobil perpustakaan keliling ke setiap sekolah dan desa di Pulau Tebingtinggi.

Untuk diketahui, Saat ini Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kepulauan Meranti terdapat 10 jenis buku mulai dari 000 sampai dengan 900, dan baru sekitar 11.412 buah buku atau sekitar 75 persen yang diinput ke database perpustakaan nasional. (Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Kapolsek Kemuning Jadi Narasumber MPLS, Bekali Siswa Baru dengan Edukasi Anti-Bullying, Bahaya Narkoba, dan Disiplin
Desak Copot Direksi Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Front Pemuda Kalimantan & Sumatera 'Segel' Kantor PLN Pusat
Bupati Herman Resmikan Layar Digi, Wahana Nonton Digital Pertama di Riau Hadir di Tembilahan
Raih Opini WTP, Bupati Herman Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD Inhil
Kapolda Riau Jenguk Korban Pengeroyokan, Tegaskan Kasus Diusut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Sekda Inhil Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme ASN Jadi Kunci Pelayanan Prima
komentar
beritaTerbaru