Kamis, 14 Mei 2026 WIB

Rektor UMM,Menolak Keras Aksi Negatip Yang di Latari Perbedaan Pilihan

- Jumat, 21 Juni 2019 13:11 WIB
452 view
Rektor UMM,Menolak Keras Aksi Negatip Yang di Latari Perbedaan Pilihan
MALANG,PESISIRNEWS.COM-Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Fauzan, M.Pd. menanggapi kegaduhan penyelenggaraan Pilpres 2019,menolak keras aksi negatif yang dilatari perbedaan pilihan itu.

"Apapun bentuknya tindakan-tindakan yang main hakim sendiri, tentunya kami sangat tidak setuju," kata Rektor Fauzan saat diwawancarai santai di ruangannya, Kamis (20/6) siang.


Menurutnya, Indonesia sebagai negara hukum. Semua pihak yang terlibat sengketa harus tunduk pada hukum yang berlaku. "Terlebih sangat merugikan masyarakat," katanya.

"Kita ini berada di negara hukum, jika ada hal-hal yang perlu dianggap memberatkan atau merugikan para pihak, saya kira instrumen hukum sudah disiapkan," ungkap Fauzan.



"Aksi kerusuhan yang baru-baru ini terjadi di Mahkamah Konstitusi, KPU dan Bawaslu, saya kira itu adalah tindakan masyarakat yang kurang mengerti hukum di Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, apabila ada berbagai pihak yang keberatan dengan hasil Pilpres, maka harus menempuh jalur yang ditentukan undang-undang dan tidak melanggar peraturan dan hukum.

"Sidang keputusan sengketa hasil Pemilu 2019 yang kini masih ditangani MK di Jakarta diharapkan bisa diterima pihak dengan besar hati dan mengutamakan persatuan," ungkapnya.

Masyarakat jangan mudah terprovokasi. "Sehingga apa yang diputuskan MK nantinya, semua pihak harus menerima dan legawa dalam putusan MK tersebut," pintah Fauzan.

Fauzan lantas mendorong kepada seluruh elemen bangsa untuk turut menyemai nilai-nilai persatuan dan kesatuan di atas segala bentuk perbedaan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Perguruan tinggi, tandasnya, juga memiliki peran strategis merajut kebhinekaan Indonesia yang dinilainya semakin mengkhawatirkan dan ditakutkan akan berujung disintegrasi.

Sumber: Duta.co

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PM Sheikh Hasina: Kemajuan Suatu Bangsa Ditentukan Lewat Penguasaan Teknologi
Khawatir Makin Berbahaya, Elon Musk dan 1000 Pemimpin Bisnis Minta Teknologi AI Diperlambat
Bupati Inhil Bagikan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Riau X di Kuansing Senilai Rp 2,2 Miliar
Waspada! Penipuan Menggunakan Teknologi Peniru Suara Mengintai Pengguna Ponsel
Bupati HM. Wardan Targetkan Pemkab Inhil per 1 Mei UHC akan Terlaksana
Pemkab Inhil Kembali Raih Penghargaan IGA AWARD Kabupaten Terinovatif se-Indonesian Tahun 2022
komentar
beritaTerbaru