Kamis, 23 April 2026 WIB

"Bara' An" Di Rupat digelar untuk Mempererat Tali Silaturrahim.

- Sabtu, 08 Juni 2019 23:59 WIB
603 view
"Bara' An" Di Rupat digelar untuk  Mempererat Tali Silaturrahim.
RUPAT- Bara'An adalah salah satu tradisi yang ada di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis khususnya Desa Pangkalan Nyirih, Yg dimulai setelah melaksanakan salat Idul Fitri 1440 H. Bara'An merupakan kumpulan rombongan masyarakat setempat yang bersama-sama melakukan kunjungan dari rumah yang satu menuju ke rumah yang lainnya.

Dikutip darikompasiana.comIstilah "Bara'An" mungkin terambil dari bahasa arab "برء = ba-ra-a" yang artinya membebaskan atau mengampuni. Dan masyarakatislamnusantara menggunakan istilah "Bara'An" sebagai bentuk kesyukuran karena telah terbebas dari api neraka (itqun minan nar) dan telah pula diampuni segala dosa (magfirah), sebagaimana telah dijanjikan kepada orang yang berpuasa. Dasar amalan kesyukuran berbentuk "Bara'An" adalah firman Allah swt "agar kalian bersyukur" seperti disebutkandiujung rangkaian ayat yang berkaitan dengan puasa:

...وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

"...dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu takbir (mengagungkan Allah) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur"

Ratusan warga mulai dari laki-laki, perempuan serta anak-anak dari berbagai dusun yg ada didesa Pangkalan Nyirih bergantian masuk dari rumah-rumah jiran dan tetangga.Saat kunjungan, dilaksanakan berbagai kegiatan ritualbudayakeagamaan, seperti membaca barzanji/diba'/marhaban dan ditutup bacaan tahlil dan do'a. Tetapi hari ini kebanyakan cukup dengan membaca tahlil dan do'a saja, itupun dibuat seringkas mungkin. Setelah atau sebelum acara ritual budaya keagamaan, dilaksanakanlah jamuan makan bersama. Ada berbagai jenis makanan disediakan: kebanyakan ketupat dengan lauk pauk yang beraneka rupa, termasuk kueh-kueh dan buah-buahan serta aneka macam minuman

Pelaksanaan Bara'An ini berlangsung dari hari kedua hari Raya Idul Fitri hingga berlanjut beberapa hari berikutnya. Pelaksanaan Bara'An ini ada yang usai hanya dalam satu hari saja, bahkan ada yang bisa mencapai satu minggu lamanya. Lamanya pelaksanaan Bara'An ini tergantung dari jumlah KK (kartu keluarga) yang mengikuti Baraan tersebut, meskipun demikian pendatang baru muslim pun bisa mengikuti kegiataan Bara'An tersebut. Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih sangat terbuka dalam melakukan tradisi Bara'An ini kepada warga (pendatang baru) yang beragama islam.

Setiap etnis dan tempat memiliki model dan bentuknya sendiri. Contoh masyarakat etnis jawa: mereka menggunakan bahasa tubuh yang unik: sungkeman, disamping juga memiliki rangkaian kata permaafan yang lebih panjang dibandingkan etnis lain.Meskipun berbeda model dan bentuk, tetapi substansinya sama, yaitu mohon maaf lahir batin, diringi dengan saling mendo'akan: minal aidin wal faizin (ar: semoga kita masuk ke dalam golongan orang-orang yang kembali kepada fithrah (islam) dan mendapat kesuksesan. Begitulah indahnya aktualisasi kesyukuran, silaturrahmi, permaafan dan saling mendo'akan dalam budaya keagamaan masyarakat islam nusantara di hari raya fitri.

Menurut Ahmad Ibrahim, Warga Desa Pangkalan Nyirih ketika diwawancarai oleh awak media sabtu 8/6/2019 dikediamannya mengatakan, bahwa tradisi 'Bara'An' di wilayah ini sudah berlangsung turun menurun dari nenek moyang kami hingga sekarang. Menurutnya, rombongan ke rumah-rumah dengan cara tersebut sebagai upaya untuk mempererat tali silaturrahim sesama warga lingkungan dan saling bertatap muka. Menyinggahi hunian secara bergantian juga menjadi hal yang diharapkan oleh tuan rumah, karena kesempatan itu datangnya hanya setahun sekali dibandingkan dengan hari-hari biasanya.

Begitulah gambaran salah satu cara memeriahkan Lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 M bagi mayoritas masyarakat di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Tradisi Bara'An ini juga dilakukan oleh masyarakat yang berada di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.(Budi)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pj Bupati Erisman Yahya Dan Ketua DPRD H Ferryandi Hadiri Penutupan Turnamen Sepak Bola Mumpa Cup 2024
Drawing Piala Dunia U20 Dibatalkan, PLT Menpora Sebut Ketum PSSI ke Zurich Temui Presiden FIFA
Pascaoperasi Pergelangan Kaki, Neymar Diperkirakan Absen 4 Bulan Bermain di Lapangan Hijau
Presiden Jokowi Menerima Kunjungan Pengurus PSSI Periode 2023-2027
Datangkan Pengajar dari Inggris, Kapolri Komitmen Perbaiki Manajemen Kompetisi Sepak Bola
Fantastis! Cristiano Ronaldo Dapat Tawaran Kontrak Rp 2,9 Triliun dari Klub Sepak Bola Arab Saudi
komentar
beritaTerbaru