Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Jejeran Bubur Asyura terpajang di masingmasing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah
Advertorial
Bagan Batu, Pesisirnews.com - Malang tak dapat tolak, untung tak dapat diraih, inilah yang dialami oleh satu keluarga dari pasangan suami istri Adi Santoso (39) dengan Zumaridah (28) dan kedua anaknya yakni Windia (11) maupun Ayu (5) akibat keracunan setelah menyantap ubi kayu yang digoreng oleh Zumaridah pada Selasa (19/2/2019) sore kemarin.
Baca Juga : Caleg DPRD DKI Dari PDIP Viral di Media Sosial, Senam di Atas Sajadah, Akhirnya Minta Maaf
Tragisnya lagi, keluarga yang berdomisili di Paket C, Kepenghuluan (Desa) Pelita, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tersebut, satu dari empat anaknya itu meninggal dunia karena tidak bisa ditolong oleh tim medis. Ayu (5) anak yang meninggal diduga akibat mengkonsumsi ubi kayu tersebut.
Menurut pengakuan Zumaridah kepada awak media saat ditemui diruang rawat inap Puskesmas Bagan Batu mengatakan, bahwa musibah yang dialami keluarganya itu setelah mengkonsumsi ubi kayu.
"Kejadiannya itu Selasa (19/2/2019) sore semalam kami minta ubi kayu milik tetangga yang kebetulan sedang panen. Saya disuruh mencabutnya sendiri dari lokasi tanaman ubi kayu itu, terus saya cabutlah ubi kayu itu dan saya bawa pulang ke rumah," kata Zumaridah saat diwawancarai oleh Pesisirnews.com, Ribu (20/2) petang kemarin di Puskesmas Bagan Batu.
Baca Juga : Polsek Tapung Ciduk Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah Edar Shabu
Bermaksud ingin santai sambil ngemil, selanjutnya ubi kayu tersebut langsung diolah dengan cara menggorengnya sebagaimana biasanya memasak ubi. "Kalau saya dan anak-anak itu makan ubinya sekitar jam 18.00 wib, sedangkan bapaknya (Adi Santoso) itu setelah maghrib," ungkapnya.
Namun setelah Isya, dirinya mulai merasa pening dan perut mual-mual. "Itulah yang kemudian saya dan anak saya yang kecil (Ayu) muntah-muntah sampai sekitar jam 23.00 wib," bebernya.
Baca Juga:
Baca Juga : Perempuan Bersuami Ngamar dengan Kenalan di FB, Langsung Begituan 7 Kali
Karena kasihan melihat anaknya yang terlihat semakin parah, akhirnya dirinya bersama dengan sang suami langsung membawa Ayu ke salah satu dokter yang tidak jauh dari rumahnya.
"Tapi saat itu dokternya bilang kalau anak saya itu harus dirawat intensif karena sudah kritis. Karena itulah kami pun berusaha membawanya, tapi Ayu keburu meninggal," ujarnya mengisahkan. (Budiman)
Baca Juga:
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Jejeran Bubur Asyura terpajang di masingmasing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah
Advertorial
(Pekanbaru) Isu defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau yang dipicu oleh alokasi dana untuk program Makan Ber
Artikel
TEMBILAHANPerang melawan narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir terus menunjukkan hasil nyata. Di tengah ancaman peredaran narkotika yang men
Artikel
Kemuning, 25 Juni 2026 Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kemuning melaksanakan kegiatan bakti sosial d
Artikel
PULAU BURUNG Suasana haru menyelimuti keluarga besar Polsek Pulau Burung saat menggelar doa selamat untuk mengantarkan Kapolsek Pulau Burun
Artikel
Tembilahan Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir menggelar Turnamen Mobile Legends Kapolri
Olah Raga
Kateman, Inhil Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kateman Polres Indragiri Hilir menggelar pembukaan Op
Artikel
Kateman Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80, Polsek Kateman melaksanakan kegiatan bedah rumah layak huni hari kedua pada Ra
Artikel
Tembilahan, (24/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi Purna Praja Dharma Ast
Artikel
Tembilahan, (24/6/2026) Dalam rangka mendukung penyelesaian studi akademiknya, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Advertorial