Jumat, 18 September 2026 WIB

Studi: Tanda-tanda Anak Anda Kecanduan Ponsel dan Bahayanya

- Minggu, 24 April 2022 10:56 WIB
1.051 view
Studi: Tanda-tanda Anak Anda Kecanduan Ponsel dan Bahayanya
Ilustrasi: Anak-anak kecanduan ponsel. (Int)

(Pesisirnews.com) - Telepon seluler (ponsel) adalah bagian penting dari lanskap sosial manusia masa kini.

Ponsel sekarang tidak hanya menjadi sarana komunikasi bagi orang dewasa, di era serba digital ini kita mungkin telah biasa melihat anak-anak kecil menggunakan ponsel pintar mereka sebagai sarana bermain.

Bahkan mereka bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam dan larut dengan dunia digital mereka.

Baca Juga:

Terhadap kebiasaan itu, seberapa banyak orangtua yang khawatir melihat anaknya menghabiskan banyak waktu dengan perangkat pintar tersebut?

Sebuah studi yang dilakukan Sarah Domoff, dari Pusat Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia di Universitas Michigan menemukan anak-anak lebih cenderung menunjukkan tanda-tanda depresi jika mereka telah kecanduan ponsel mereka.

Baca Juga:

Temuan juga menunjukkan bukan berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk itu, tetapi bagaimana anak-anak menggunakan ponselnya dengan baik. Prediktor terkuat muncul dari masalah emosional atau sosial yang berhubungan dengan kecanduan mereka terhadap ponsel atau perangkat elektronik lainnya.

"Biasanya, peneliti dan dokter menghitung atau mempertimbangkan jumlah waktu layar sebagai hal yang sangat penting dalam menentukan apa yang normal atau tidak normal atau sehat atau tidak sehat,” katanya dikutip dari naturalsolutionsmag.com, Minggu (24/4).

[br]

Berikut adalah tanda-tanda anak kecanduan ponsel yang harus diwaspadai orangtua:

- Menghabiskan waktunya untuk bermain game, jejaring sosial, chating, dll.

- Reaksi ekstrim ketika dipisahkan dari perangkat mereka.

- Ketidaksabaran, lekas marah, gelisah, ketidakmampuan untuk fokus di sekolah ketika dipisahkan dari ponsel mereka.

- Gelisah tanpa koneksi ke internet di ponsel mereka.

- Ketergantungan secara psikologis pada ponsel mereka.

- Gangguan tidur.

- Mulai tidak peka terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

Bagaimana orangtua dapat membantu?

Umumnya orangtua mengambil perangkat anak untuk menghentikan mereka bermain ponsel. Tetapi memberikan contoh yang baik tentang penggunaan ponsel yang sehat adalah jauh lebih penting.

Orangtua harus memperhatikan jumlah waktu yang dihabiskan anaknya dengan menjadi panutan dan moderasi atau menghindari cara-cara kekerasan untuk menghentikan kebiasaan buruk anak.

Memegang ponsel anak dan mengatur penggunaannya di tangan orangtua dapat membuat anak akan mengikutinya setiap saat.

Menghabiskan waktu bersama tanpa ponsel juga penting dalam membantu anak-anak membina hubungan yang sehat dengan teknologi.

Jadikan ponsel untuk mendorong outlet kreatif mereka melalui kegiatan yang dapat membangun hubungan integral antara anak dengan lingkungan sosialnya, sehingga menjaga keseimbangan psikologis anak yang sehat. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
Polres Inhil Hadir Layani Masyarakat, Sat Lantas Amankan Kepulangan Anak Sekolah di Tembilahan
Bunda Paud Inhil Katerina Susanti Buka Lomba Kolase Pada Hari Anak Nasional 2026
Polsek Tempuling Bersama Puskesmas Sei Salak Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Mumpa
komentar
beritaTerbaru