Rabu, 24 Juni 2026 WIB

4 Teknologi canggih anti-gempa buatan negara dunia, salah satunya Indonesia

- Selasa, 31 Juli 2018 09:59 WIB
1.396 view
4 Teknologi canggih anti-gempa buatan negara dunia, salah satunya Indonesia
Merdeka.com

Pesisirnews.com - Bencana bisa muncul kapan saja. Tak ada salahnya membuat perencanaan untuk bisa menyelamatkan diri dari bencana tersebut. Seperti saat gempa, tak hanya struktur bangunan yang diuji kekuatannya, tapi juga beberapa fasilitas anti-gempa yang bisa digunakan oleh masyarakat.

Seperti dikutip merdeka.com dari berbagai sumber, berikut beberapa teknologi canggih anti-gempa buatan negara dunia, termasuk di Indonesia:

1. Kasur pelindung gempa Rusia

Baca Juga:

Kasur antigempa. ©Istimewa

Saat gempa terjadi, kasur anti-gempa akan masuk ke dalam boks. Dalam boks ini sudah disediakan makanan, minuman, masker dan oksigen. Jadi, saat Anda berada di dalam boks tetap bisa bertahan hidup sampai tim penyelamat datang.

Baca Juga:

Perangkat anti-gempa ini ditemukan oleh penemu Rusia Dahir Insaat. Produk ini sejatinya pertama kali mendapat perhatian pada tahun 2015, tetapi saat ini kembali viral di media sosial. Siapa pun yang tidur di atasnya akan jatuh ke bagian bawah, dikelilingi oleh dinding logam yang kuat. Hal itu membuat penggunanya aman di dalam.

2. Kasur pelindung gempa versi China

Kasur antigempa China. ©Istimewa

Sama seperti Rusia, China juga membuat kasur pelindung gempa. Namun, produk serupa justru telah dipatenkan oleh seorang penemu dari China, Wang Wenxi. Meskipun dia belum melihat perkembangan nyata atas model milik Insaat, tempat tidur Wang berada dalam tahap pengujian.

Dalam video penggunaan tempat tidur anti-gempa Wang yang beredar di media sosial, menunjukkan dua orang di tempat tidur jatuh perlahan. Jika dibanding dengan model Insaat, semakin ke bagian dalam ada interior berlapis baja.

3. Rumah tahan gempa di Jepang

Rumah antigempa di Jepang. ©Istimewa

Rumah tahan gempa di Jepang ini memiliki teknologi yang menggunakan pita polypropilene (PP) yang dibentuk seperti jaring yang berfungsi untuk menahan rumah tak hancur saat terjadi guncangan. Pita PP ini menjadi bahan dasar yang akan disambungkan dan dibuat jejaring dengan menggunakan welding machine. Tak hanya itu saja, mereka juga membangun rumah anti-gempa dari styrofoam.

Nantinya jaring hasil bentukan Pita PP akan digunakan untuk melapisi dinding dan direkatkan pada pondasi kayu untuk melindungi dinding bangunan. Teknologi ini diklaim mampu membuat bangunan tahan terhadap serangan gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR).

4. Rumah anti-gempa di Indonesia

Rumah antigempa di Indonesia. ©puskim.pu.go.id

Tak hanya di Jepang, Indonesia juga punya rumah anti gempa di Aceh, Jawa Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, Bali, NTT dan NTB.

Rumah anti-gempa ini menggunakan teknologi Rumah Sistem Panel Instan atau Ruspin, yang merupakan pengembangan desain komponen dari Rumah Instan Sederhana (Risha). Keunggulan teknologi ini adalah pemasangan yang sangat cepat dibandingkan rumah konvensional dan mudah diaplikasikan oleh masyarakat dengan sistem bongkar pasang.


Sumber Merdeka.com 

SHARE:
beritaTerkait
Polres Indragiri Hilir Gelar Anjangsana ke Kediaman Purnawirawan Polri dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Herman Tinjau Infrastruktur CSR di Guntung, Tekankan Transparansi Program
POLSEK KATEMAN GELAR PELETAKAN BATU PERTAMA PROGRAM BEDAH RUMAH DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80
Tim Supervisi Polda Riau Laksanakan Asistensi Tata Kelola Dapur SPPG Polres Inhil
Bhayangkari Polres Inhil Kunjungi Panti Pondok Bhakti Lansia
Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
komentar
beritaTerbaru