Minggu, 20 September 2026 WIB

Pernikahan Mahar Mahal, 3 Meriam Sisa Perang Dunia Jadi Mas Kawin

Mempelai pria rogoh kocek hingga miliaran rupiah.
- Minggu, 28 September 2014 19:02 WIB
409 view
 Pernikahan Mahar  Mahal, 3 Meriam Sisa Perang Dunia Jadi Mas Kawin
ilustrasi
MEDAN, PESISIRNEWS.com -   Banyak kaum pria yang memimpikan menikahi pujaan hatinya dengan cara yang unik. Langkah itu dilakukan agar memberi kesan istimewa sebagai hari yang tak terlupakan sepanjang masa. Seperti halnya yang dilakukan salah seorang pria Suku Key, asal Papua ini.

Alan Resubun mempersunting kekasih hatinya yang berasal dari suku Batak, Ecah Purba. Alan kemudian memilih mas kawin istimewa kepada sang pujaan hatinya, yakni tiga meriam dan gong peninggalan Perang Dunia II. Untuk mendapatkannya, Alan bahkan rela merogoh kocek kantongnya hingga miliaran rupiah.

"Ketiga meriam ini kami persembahkan sebagai penghargaan dari Suku Key kepada mempelai wanita. Wanita dalam suku kami menjadi junjungan tinggi," tutur Ketua Adat Key, Vincent, Minggu 28 September 2014.

Menurut Vincent, tiga meriam hasil peninggalan Perang Dunia II itu memiliki berat masing-masing mencapai 500 kilogram dan dibawa langsung dari Jayapura, Papua dengan pesawat.

Untuk menyerahkan ketiga meriam kuno kepada mempelai wanita, pihak mempelai pria bahkan terpaksa membawa 20 orang Suku Key untuk memikul ketiga meriam kuno secara beriring-iringan lengkap dengan tarian khas mereka.

"Ketiga meriam dan gong itu bukan cuma sebagai mas kawin, tetapi sekaligus mempererat tali silaturahmi antara kedua keluarga mempelai yang memiliki perbedaan suku, agar tetap rukun dalam menjalankan hubungan persaudaraan," terangnya.

Pesta perkawinan memang terbilang cukup meriah, lantaran dihelat di sebuah hotel berbintang lima di wilayah Medan selama lima hari berturut-turut.

Meski tak menyebutkan nominal besaran biaya yang dihabiskan, namun pernikahan itu sudah cukup membuat masyarakat Sumatera Utara berdecak kagum.VIVAnews

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lestarikan Adat, Bupati Inhil Buka Festival Seni Budaya Banjar 2025
TorehkanPrestasi Di Ajang Putra Putri Kebudayaan Indonesia, Mohd. Rizki Nur Asri sambangi Penjabat Bupati Inhil
PJ Bupati Inhil Hadiri Kirab Budaya dan Deklarasi Pilkada Damai 2024
Bupati Inhil HM. Wardan Masuk Nominasi Penerima AK PWI Pusat 2023
Kabar Duka, Budayawan Betawi Ridwan Saidi Meninggal Dunia, Berikut Profil Singkatnya
Bupati Inhil HM. Wardan Apresiasi Pagelaran Malam Seni Budaya Banjar
komentar
beritaTerbaru