Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Mengapa Dukungan UAS Tak Mampu Menangkan Suara Akhyar Nasution di Pilkada Medan?

- Kamis, 10 Desember 2020 16:18 WIB
974 view
Mengapa Dukungan UAS Tak Mampu Menangkan Suara Akhyar Nasution di Pilkada Medan?
Ustaz Abdul Somad (UAS) saat mengkampanyekan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi dalam Pilkada Medan 2020. (Foto: Via detik.com/dok./Istimewa)

MEDAN, Pesisirnews.com - Fenomena mendulang suara dalam Pilkada melalui dukungan tokoh terkenal tak selalu berbuah manis karena realita pilihan masyarakat di bilik suaralah yang menjadi penentu kemenangan para kandidat untuk menjadi orang nomor satu di daerah.

Realita pilihan masyarakat ini pula yang menjadi pil pahit bagi Paslon No. 1 Pilkada Medan, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

Walau pun di dukung oleh tokoh agama terkenal sekaliber Ustaz Abdul Somad (UAS), namun pasangan ini hanya memperoleh 44% suara berdasarkan hasil hitung cepat dari tiga lembaga quick count di Pilkada Medan 2020, yakni Charta Politika, Indo Barometer dan Median

Baca Juga:

Sementara untuk Bobby Nasution-Aulia Rachman, ketiga lembaga tersebut menunjukan hasil yang hampir sama di angka 55%.

Menurut akademisi Departemen Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Fernanda Putra Adela seperti dilansir Pesisirnews.com dari detik.com, Kamis (10/12/2020), ada beberapa faktor yang membuat dukungan UAS kepada Akhyar Nasution tidak berpengaruh pada perolehan suaranya.

Baca Juga:

Fernanda menjelaskan bahwa warga Medan tidak memilih berdasarkan identitas keagamaan. Dia menyebut dukungan UAS justru malah memunculkan sentimen kubu Akhyar-Salman menggunakan politik identitas.

"Tidak berpengaruh, dukungan UAS itu tidak berpengaruh. Malah kita sayangkan pasangan 1 itu coba membawa masuk tokoh-tokoh agama dalam momentum kampanye," katanya.

[br]

"Pertarungan di Pilkada Kota Medan ini kan tidak berbasis kepada politik identitas sehingga masyarakat Medan yang terbuka melihat pertarungan ini di luar politik identitas itu. Sehingga itu memunculkan sentimen masyarakat Kota Medan rencana atau wacana menggunakan politik identitas dalam Pilkada Kota Medan," tambahnya..

Selain tidak berpengaruhnya dukungan UAS, Fernanda menilai kekalahan Akhyar-Salman versi quick count ini dipicu banjir besar yang terjadi menjelang hari pencoblosan. Dia menilai banjir menghantam perolehan suara petahana.

"Momen kemarin banjir menjadi momen yang penting dilihat publik. Meski secara langsung kita tidak bisa menyalahkan petahana, tapi itu menghantam petahana," pungkasnya.

Sebelumnya, UAS sempat menyampaikan dukungan kepada pasangan Akhyar dan Salman. Dukungan itu disampaikan UAS melalui video yang dia buat seperti dilihat detikcom pada Senin (30/11).

"Sehebat-hebatnya, sehiruk-pikuknya kampanye sekarang tidak bisa di tanah lapang, tidak bisa di stadion. Maka tim Akhyar-Salman mesti ketuk pintu ke pintu, mesti bisa mempengaruhi orang sampai tanggal 9 Desember, mesti mencoblos nomor 1," kata UAS dalam video itu.

[br]

Sebagai catatan, meski pun hasil versi hitung cepat atau quick count tersebut nantinya tidak berbeda jauh dengan hasil akhir perhitungan suara yang ada di KPU, tetapi hasil quick count bukan merupakan hasil resmi Pilkada Medan karena hasil resmi bakal disampaikan KPU Medan setelah melakukan rekapitulasi berjenjang.

Berikut ini hasil quick count Pilkada Medan 2020 versi 3 Lembaga Survey:

Charta Politika

1. Akhyar Nasution-Salman Alfarisi: 44,98%
2. Bobby Nasution-Aulia Rachman: 55,02%

Indo Barometer

1. Akhyar Nasution-Salman Alfarisi: 44,74%
2. Bobby Nasution-Aulia Rachman 55,26%

Median

1. Akhyar Nasution-Salman Alfarisi 44,36%
2. Bobby Nasution-Aulia Rachman 55,64%

Sumber: (detik.com)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Dorong Percepatan Infrastruktur 2026
Batalkan Hasil Tender di KNIA Setelah Diduga 'Main Mata' dengan IAS Support, PT Duta Agung Siap Pidanakan AP Aviasi*
Bupati Indragiri Hilir Hadiri Rapat Evaluasi Fisik Dan Keuangan Bersama Jajaran Pemkab Inhil
Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025
Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman
Gubernur Riau dan Ustadz Abdul Somad Bersilaturahmi di Kediaman Dinas Bupati Inhil Sebelum Hadiri Gema Muharram
komentar
beritaTerbaru