Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Dinasti Politik Tidak Dilarang,Tapi dua Cara Ini Bisa Gagalkan Dinasti Jokowi di Daerah

Haikal - Minggu, 15 Desember 2019 11:01 WIB
651 view
Dinasti Politik Tidak Dilarang,Tapi dua Cara Ini Bisa Gagalkan Dinasti Jokowi di Daerah
Jokowi dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. Foto net
Jakarta,PESISIRNEWS.COM- Gibran Rakabuming Raka anak sulung Joko Widodo tengah mempersiapkan firi untuk maju Pilkada Kota Surakarta 2020.dikutip daripojoksatu


Rencana Gibran berlaga dinilai sebagai cara Presiden Joko Widodo mulai menancapkan dinasti politik.


Sebab seiring Gibran maju di Solo, menantu Jokowi, Bobby Nasution juga melakukan hal serupa di Pilkada Kota Medan 2020.

Menanggapi itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menyebut bahwa pada dasarnya dinasti politik tidak dilarang berkembang di Indonesia.

"Dalam demokrasi, dinasti politik tidak dilarang," tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (14/12).

Namun demikian, dia mengurai bahwa ada dua cara agar dinasti politik tidak berkembang di tanah air. Pertama dengan mengandalkan para pejabat negara yang sedang berkuasa.

"Pejabat yang sedang berkuasa bisa larang kerabatnya untuk tidak mencalonkan diri," urai Hensat, sapaan akrab pendiri lembaga survei Kedaikopi itu.

Sementara cara yang kedua, sambungnya, ada di tangan rakyat. Rakyat harus melek dan jangan sampai mengamini dinasti politik berdiri.
[MGID]
"Kedua, digagalkan rakyat, tidak dipilih rakyat," pungkasnya.(***)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Bagikan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Riau X di Kuansing Senilai Rp 2,2 Miliar
Bupati HM. Wardan Targetkan Pemkab Inhil per 1 Mei UHC akan Terlaksana
Pemkab Inhil Kembali Raih Penghargaan IGA AWARD Kabupaten Terinovatif se-Indonesian Tahun 2022
Pemkab Inhil, Forkopimda dan Unsur Terkait Peringati Hari Bela Negara ke-74
Tim Validasi IGA: Kinerja Pemekab Inhil Patut Dipuji
Bupati Inhil Inisiasi ke Kemsos RI agar Pemkab Inhil Dapat Program ATENSI Sentra Abiseka Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru