Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Pesisirnews.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengklaim selisih elektabilitas antara Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin (Jokowi - Ma'ruf) dengan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno (Prabowo - Sandi) makin tipis. Klaim Fadli juga diperkuat hasil jajak pendapat Media Survei Nasional (Median) yang mencatat selisih elektabilitas antara kedua kubu hanya sekitar 9 persen.
"Ya memang, dalam survei internal kami bahkan bedanya lebih tipis. Sangat tipis, hanya tinggal empat hingga enam persen. Dalam survei Median kalau sampai sembilan persen," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/1).
Dalam pandangan Fadli, survei Median lebih bisa dipercaya karena tidak terafiliasi dengan kubu tertentu. Hasil survei itu juga membuat Fadli semakin optimistis bahwa dalam waktu dekat atau setidaknya awal Februari 2019 elektabilitas Prabowo - Sandi sudah di atas Jokowi - Ma'ruf.
Baca Juga:
"Saya kira survei Median relatif lebih mendekati walaupun dalam survei kami jaraknya semakin tipis," kata Fadli.
Wakil ketua DPR yang membidangi politik, hukum dan keamanan itu menuturkan, banyak faktor yang membuat elektabilitas Prabowo - Sandi melejit. Antara lain karena Sandi getol turun ke lapangan menyapa masyarakat.
Baca Juga:
Selain itu, calon anggota legislatif (caleg) dari partai-partai pengusung Prabowo - Sandi juga aktif bergerak. "Tetapi, yang paling penting masyarakat tidak melihat keberhasilan sesuai dengan klaim pemerintah," ungkap Fadli.
Dia lantas mencontohkan kegagalan Jokowi. Antatara lain kegagalan mencapai target pertumbuhan ekonomi dantax ratio, utang menumpuk, harga kebutuhan pokok yang naik, serta daya beli masyarakat melemah.
"Itu kan tidak bisa dibohongi. Tidak bisa pakai pencitraan," kata anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasiional (BPN) Prabowo - Sandi itu.
Seperti diketahui, berdasar survei Median per Januari 2019 yang dirilis Senin (21/1), elektabilitas Jokowi - Ma'ruf di angka 47,9 persen, sedangkan Prabowo – Sandi 38,7 persen. Selisih kedua kubu hanya 9,2 persen.
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel