Kamis, 16 Juli 2026 WIB

Warga Bebaskan 5 Bocah Dari Dugaan Penyekapan Biksu di Batam

- Senin, 28 Agustus 2017 16:35 WIB
330 view
Warga Bebaskan 5 Bocah Dari Dugaan Penyekapan Biksu di Batam
Liputan6.com
Pesisirnews.com - Tokoh masyarakat yang juga Ketua Pasundan di Batam, Dede, menyelamatkan lima bocah yang diduga disekap Acuy, biksu di Wihara Purnama Mahayana Nongsa. Kelima bocah itu adalah DW (15) asal Bogor, SA (12) asal Banten, AY (15) asal Banjarnegara, J dan W (16) asal Tegal.

Berdasarkan penuturan Dede, ia nekat masuk ke wihara usai mendapat laporan dari warga bahwa ada anak dari Jawa Barat yang disekap di wihara di Batam. Selepas magrib, Dede bersama ketua RT setempat, langsung mendatangi wihara tersebut.

"Kami dari paguyuban dan warga Nongsa berhasil menyelamatkan SA," ujar Dede, Senin (28/8/2017), seperti dilansir dari Liputan6.com. 

Tak hanya menjadi korban penyekapan, salah satu dari lima bocah itu kuat dugaan menjadi korban pencabulan. Hal itu dibuktikan dengan hasil visum rumah sakit.

"Hasil visum pada anak SA, terdapat robekan di bagian kemaluannya," kata Dede.

Dede mengatakan, dari kelima bocah yang disekap, tiga di antaranya berjenis kelamin perempuan, sedang dua di antaranya laki-laki. Kelima anak di bawah umur itu kini telah diamankan di kediaman Dede, didampingi Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (KPPAI) Provinsi Kepulauan Riau.

"Selanjutnya, kita melakukan pelaporan ke polisi untuk kelima korban yang sudah aman," ujar Syahrial Ketua KPPAI Kepulauan Riau.

Di tempat yang sama, Kepala Satuan Reserse Polresta Barelang, Kompol Agung Gima Sunarya mengatakan, pihak kepolisian Polresta Barelang belum bisa memberikan keterangan yang detil. "Sementara ini biar kami selidiki dulu," tuturnya.

Sementara itu, salah satu korban, DW mengaku telah bersama biksu itu selama satu bulan. Selama dua minggu, ia berada di Jakarta dan dua minggu berada di Batam.

Selama di Batam, DW mengaku tak boleh keluar dari kamar. Sementara, anak laki-laki tidak boleh keluar dari wihara. Kelimanya dijanjikan akan dipekerjakan ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Apresiasi Tim Penyusunan LKPD, WTP Ke-10 Jadi Bukti Tata Kelola Keuangan Inhil
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Keributan di Gedung DPRD Riau Jadi Sorotan, PW-IWO Desak Pengusutan Tanpa Kompromi
Wisuda XXX STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Momentum Lahirnya Generasi Unggul untuk Kemajuan Daerah
Ketua Pembina Pos Yandu Inhil Katerina Susanti Herman, Pos Yandu  6 Bidang SPM
Wabup Yuliantini Instruksikan Seluruh OPD dan Camat Wajib Berinovasi, Inovasi Bukan Sekadar Formalitas
komentar
beritaTerbaru