Kamis, 16 Juli 2026 WIB

Anak Pria Dibakar Hidup-Hidup di Bekasi Berpotensi Alami Trauma

- Selasa, 08 Agustus 2017 22:37 WIB
398 view
Anak Pria Dibakar Hidup-Hidup di Bekasi Berpotensi Alami Trauma
Rumah duka Joya yang tewas dibakar hidup-hidup oleh warga setelah dituduh mencuri amplifier di Musala Al-Hidayah, Babelan, Bekasi.
Jakarta.Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) akan mengobservasi kondisi psikologis anak yang ayahnya dibakar hidup-hidup di Bekasi. Sekjen LPAI Henny Rusmiati mengatakan, dia akan berkunjung ke rumah almarhum M Alzahra atau Joya, Rabu besok, 9 Agustus 2017.

Kedatangannya, untuk memastikan kondisi psikologis anak Joya yang baru berumur 4 tahun. "Kami akan observasi untuk pastikan tingkat trauma anak korban. Memastikan ananda tidak terganggu secara psikis," katanya kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (8/8/2017).


Dia menambahkan, ramainya masyarakat yang berkunjung ke rumah korban, tentunya akan menimbulkan kebingungan bagi si anak. Apalagi, jika dia mengetahui bahwa keramaian itu terkait kematian ayahnya.

"Kalau anak tahu ayahnya meninggal dengan cara seperti itu (dibakar), mungkin dia akan mengalami trauma mendalam. Anak kan punya ketahanan mental berbeda-beda," sebut Henny.

Baca Juga:

Apalagi, jika si anak sempat diperlihatkan video atau foto ayahnya ketika dikeroyok. Menurut Henny, hal itu bisa mempengaruhi masa depan dan pencapaian anak.

"Ini berhubungan dengan kecenderungan anak untuk meniru lingkungan di sekitarnya. Anak belajar dari apa yang dia lihat sehingga bisa berpengaruh pada sikap dan prilakunya," sebut Henny.

Baca Juga:

Joya dibakar hidup-hidup di Pasar Muara, Bekasi, 1 Agustus 2017 lalu. Dia dituduh mencuri amplifier dari sebuah musala. Hingga saat ini, polisi telah menangkap sejumlah orang terkait pembakaran tersebut.sumber liputan6.com

 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Apresiasi Tim Penyusunan LKPD, WTP Ke-10 Jadi Bukti Tata Kelola Keuangan Inhil
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Keributan di Gedung DPRD Riau Jadi Sorotan, PW-IWO Desak Pengusutan Tanpa Kompromi
Wisuda XXX STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Momentum Lahirnya Generasi Unggul untuk Kemajuan Daerah
Ketua Pembina Pos Yandu Inhil Katerina Susanti Herman, Pos Yandu  6 Bidang SPM
Wabup Yuliantini Instruksikan Seluruh OPD dan Camat Wajib Berinovasi, Inovasi Bukan Sekadar Formalitas
komentar
beritaTerbaru