Kamis, 16 Juli 2026 WIB

Agar Keselamatan Kepala Tak Terabaikan, Ini Pesan Penting Kapolres Meranti Untuk Penguna Motor

- Rabu, 07 Desember 2016 15:58 WIB
476 view
Agar Keselamatan Kepala Tak Terabaikan, Ini Pesan Penting Kapolres Meranti Untuk Penguna Motor
foto : Rahmad
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIk saat berbincang-bincang bersama sejumlah wartawan di kegiatan coffee morning di Kopitiam Picnic, Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Rabu (7/12/16).
SELATPANJANG - Keselamatan berlalu lintas sudah menjadi prioritas bagi semua pengendara, baik itu pengguna motor maupun mobil. Segala upaya mengenai keselamatan perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan ringan hingga berakibat fatal.

Sudah beberapa kali, hal - hal dan aturan mengenai berkendara selamat diutarakan pihak kepolisian lalu lintas. Bahkan dalam hal sosialisasi ditengah masyarakat juga dilakukan. 

Masyarakat mengapresiasi dan mengindahkan sejumlah aturan tersebut demi keselamatan berkendara. Hal ini perlu dilakukan karena tak lain untungnya untuk pengendara itu sendiri.

Namun beberapa pesan penting yang perlu diingatkan, seperti diungkapkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIk saat melakukan pertemuan coffee morning bersama wartawan di Kopitiam Picnic, Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Rabu (7/12/16).

Terlihat hadir saat coffee morning, Kasat Binmas AKP Yudi Setiawan, Kasat Reskrim Andi Siregar, Kasat Lantas AKP Yohanes Basri, Kasat Intel AKP M Daud, Paur Humas Djonni R, dan beberapa anggota lainnya.

Menurutnya, mematuhi aturan berlalu lintas bukan hanya pada saat dilakukan operasi saja. Namun, terlepas dari itu pengendara juga harus tetap melakukan kebiasaan mematuhi aturan, terutama menggunakan helm.

"Dari hasil pengamatan saya di lapangan, sebagian masyarakat belum sadar juga (tidak menggunakan helm, red)," ungkap Barliansyah menceritakan, ketika memantau kondisi di lapangan usai Operasi Zebra Siak 2016, belum lama ini.

Ia menilai masih banyak juga para pengendara usai digelar Operasi Zebra Siak 2016 kembali tidak menggunakan helm. Padahal ketika operasi digelar, katanya angka penindakan seperti penilangan minim daripada tahun lalu (2015, red), hanya angka peneguran saja yang meningkat.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan tanpa operasi tidak perlu menggunakan helm. Ia menanggapi hal itu tindakan yang salah. Seperti kejadian lakalantas sepeda motor yang ditunggangi dua siswa di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Mereka menabrak drumptruck yang sedang parkir dengan kelajuan yang tinggi tanpa menggunakan helm. Akibatnya, satu diantara dua pengguna sepeda motor mengalami koma, pendarahan di kepala setelah terbentur di badan dumptruck bagian belakang.

"Saat ini masih koma, terjadi pendarahan," kata Barliansyah.

Oleh karena itu, untuk mengambil hikmah dari kejadian tersebut, mantan PJR Ditlantas Polda Riau itu meminta kepada pengendara agar keselamatan organ tubuh kepala tidak terabaikan. Gunakanlah helm saat menunggangi kendaraan.

"Jangan kesadaran pakai helm karena takut sama polisi. Tetapi untuk keselamatan kita semua," katanya. Bukan hanya helm, dia juga menyampaikan, kelengkapan surat-surat penting kendaraan juga perlu diperhatikan. 

Selain itu, dia mengakui akan diberlakukan, jika tidak menggunakan helm bisa terkena tilang dengan membayar uang sebesar Rp500 ribu. "Uang 500 ribu kalau kita beli helm dapat dua," katanya mengingatkan. (mad)

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Keributan di Gedung DPRD Riau Jadi Sorotan, PW-IWO Desak Pengusutan Tanpa Kompromi
Wisuda XXX STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Momentum Lahirnya Generasi Unggul untuk Kemajuan Daerah
Ketua Pembina Pos Yandu Inhil Katerina Susanti Herman, Pos Yandu  6 Bidang SPM
Wabup Yuliantini Instruksikan Seluruh OPD dan Camat Wajib Berinovasi, Inovasi Bukan Sekadar Formalitas
Wakil Bupati Inhil Hadiri Acara Lepas Sambut Kapolres, Tegaskan Pentingnya Sinergi Daerah dan Polri
komentar
beritaTerbaru