MAGELANG (Pesisirnews.com) - Ledakan mercon terjadi di Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Minggu malam (26/3/2023) sekitar pukul 20.05 WIB, mengakibatkan 1 orang meninggal 5 luka dan 11 rumah rusak.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan polisi telah mengamankan satu orang tersangka. Selain itu, pihaknya juga telah menyita 10 kg bahan petasan dari tangan tersangka.
Hal itu disampaikan Kapolda saat meninjau langsung lokasi kejadian perkara (TKP) ledakan mercon di di Dusun Junjungan, Desa Giriwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Senin (27/3).
Baca Juga:
“Polda Jateng telah membentuk tim khusus dipimpin Dirkrimum. Kita temukan 10 kg bahan petasan dari tersangka. Sementara kita amankan satu tersangka atas nama I,†kata Kapolda.
“Pengembangan ini akan kita teruskan untuk menjadikan pembelajaran bagi masyarakat. Saya sudah koordinasi dengan Kapolres, Dandim, Bupati nanti akan kerja bakti terkait masyarakat yang terkena dampak (ledakan mercon),†katanya.
Baca Juga:
Irjen Luthfi juga mengungkapkan ledakan mercon itu kategori low explosif. Bahan-bahan mercon meliputi potasium, sulfur, almunium. Pihaknya juga telah melakukan investigasi terkait kejadian ledakan mercon tersebut.
[br]
“Beberapa saksi mengatakan bahwa tersangka pesan bahan 7.5 kg,†ujarnya.
Irjen Luthfi menjelaskan bahwa ledakan terjadi saat masyarakat sedang tarawih. Impact ledakan berakibat pada 11 rumah di sekitar sumber ledakan mengalami kerusakan. Di antaranya 5 rusak berat, 6 rusak ringan dan satu korban meninggal atas nama Mufid.
Dia menambahkan, sebelum pemeriksaan saksi korban, ada satu orang meninggal dunia, dua luka ringan dan tiga orang sesak napas.
“Hasil penyelidikan dan penyidikan bahwa di sumber ledakatan kita temukan kantong plastik yang diduga ada bahan mercon, dan ini telah kita lakukan pemeriksaan saksi-saksi,†ujarnya.
(PNC/INS)