Hadapi Kabut Asap dan Kemarau Panjang, Pemkab Inhil Gelar Salat Istisqa
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan sebagai ikhtiar bersama menghadapi
Artikel
JAKARTA– Hampir dua pekan sudah peristiwa tsunami Selat Sunda terjadi. Namun peristiwa itu masih menyisakan kesedihan bagi keluarga dan korban selamat. Pengalaman menegangkan dan perjuangan antara hidup dan mati kembali diceritakan saudara kembar Ifan Seventeen, Reidan dan sang istri Cynthia Wijaya.
Dalam acara pengajian tujuh harian yang digelar, Cynthia dan Reidan menceritakan kronologi dan pengalaman keduanya saat berusaha keras untuk bertahan hidup. Cynthia selamat dari terjangan ombak ganas bahkan mendapatkan beberapa luka lebam yang sudah mulai membaik.
"Masih lebam banyak, muka enggak ada, tapi kaki dan tangan masih banyak. Di paha cukup besar, ada juga baret-baret," ungkap Cynthia Wijaya dalam tayangan infotainment di RCTI, Jakarta, Senin (31/12/2018).
Baca Juga:
Cynthia dan Reidan masih diberi kesempatan hidup kedua setelah selamat dari musibah yang menerjang Sabtu 22 Desember 2018 lalu. Saat tergulung ombak, Reidan merasa seperti tidak percaya, dia merasa ajal begitu dekat.
Baca Juga:
"Saya pribadi, yang saya pikirin waktu digulung ombak, 'Ya Allah ternyata ajal ni deket banget'," ujar Reidan.
"Aku kena ombak, tiba-tiba di dalam air, yang aku pikirin, 'Ya Allah ini aku kena tsunami?'," tambah Cynthia.
Meskipun sudah cukup berlalu dan hidup harus terus dijalani, Cynthia masih ingat betul pengalamannya yang menegangkan saat tergulung ombak. Dia menceritakan napasnya sudah mulai habis saat masih berada di dalam air, dia juga teringat anak dan suaminya yang tidak bisa berenang.
"Aku mikirnya, napas sudah mulai habis, anak dan suami aku bagaimana ini enggak bisa berenang. Aku berusaha naik sekuat mungkin walau ombak yang nabrak makin kenceng, pas muncul aku lihat ada pohon, langsung aku peluk enggak lepas-lepas," tutur Cynthia
Terlepas dari pengalaman Cynthia dan Reidan yang selamat dari tsunami Selat Sunda, Ifan Seventeen yang juga selamat kabarnya sempat sakit. Tidak cukup sampai di situ saja, Ifan pun merasa kesepian dan kerap teringat almarhumah Dylan Sahara, istrinya.
"Paling dia curhatnya itu dia bilang, 'Bro gua demam, gua habis minum obat,' terus ya sebagai abang saya bilang istirahat, jaga kesehatan, dia bilang, 'Gua enggak bisa sendiri, harus ada temen, kalau sendiri pasti keinget,' saya bilang, 'Ya sudah nanti kalau di Jakarta biar saya, Cynthia, dan Kenzi yang temenin," tandas Reidan.
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan sebagai ikhtiar bersama menghadapi
Artikel
TEMBILAHAN Semangat kemerdekaan dipadukan dengan gaya hidup sehat dalam gelaran Inhil Merdeka Run 2026 yang berlangsung di kawasan Ex Mu
Olah Raga
BANGKINANG Kepolisian Resor (Polres) Kampar mengungkap sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah hukum
Hukrim
PEKANBARU Waldan Abdillah Rafif kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah Nasional. Waldan berhasil meraih medali emas pada Kategori
Olah Raga
Pekanbaru Menjelang Hari Jadi ke78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polwan jajaran Polda Riau memaknai momentum tersebut deng
Peristiwa
INDRAGIRI HILIRMalam mulai menyelimuti Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Namun perjuangan melawan keba
Artikel
Tembilahan, (28/8/2026) Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan
Artikel
Tembilahan Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, diwakili Staf Ahli Bupati Indragiri Hilir, T.M. Syaifullah, mengha
Artikel
Pekanbaru Polda Riau memperketat pengawasan terhadap areal bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memastikan kawasan yang tela
Lingkungan
INDRAGIRI HILIR,Tiga pria dewasa dikabarkan hilang dan hingga kini belum dapat dihubungi setelah pergi menggunakan pompong untuk berjualan c
Peristiwa