Bupati Herman Apresiasi Tim Penyusunan LKPD, WTP Ke-10 Jadi Bukti Tata Kelola Keuangan Inhil
Tembilahan, (16/7/2026) Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan
Advertorial
JAKARTA– Hampir dua pekan sudah peristiwa tsunami Selat Sunda terjadi. Namun peristiwa itu masih menyisakan kesedihan bagi keluarga dan korban selamat. Pengalaman menegangkan dan perjuangan antara hidup dan mati kembali diceritakan saudara kembar Ifan Seventeen, Reidan dan sang istri Cynthia Wijaya.
Dalam acara pengajian tujuh harian yang digelar, Cynthia dan Reidan menceritakan kronologi dan pengalaman keduanya saat berusaha keras untuk bertahan hidup. Cynthia selamat dari terjangan ombak ganas bahkan mendapatkan beberapa luka lebam yang sudah mulai membaik.
"Masih lebam banyak, muka enggak ada, tapi kaki dan tangan masih banyak. Di paha cukup besar, ada juga baret-baret," ungkap Cynthia Wijaya dalam tayangan infotainment di RCTI, Jakarta, Senin (31/12/2018).
Baca Juga:
Cynthia dan Reidan masih diberi kesempatan hidup kedua setelah selamat dari musibah yang menerjang Sabtu 22 Desember 2018 lalu. Saat tergulung ombak, Reidan merasa seperti tidak percaya, dia merasa ajal begitu dekat.
Baca Juga:
"Saya pribadi, yang saya pikirin waktu digulung ombak, 'Ya Allah ternyata ajal ni deket banget'," ujar Reidan.
"Aku kena ombak, tiba-tiba di dalam air, yang aku pikirin, 'Ya Allah ini aku kena tsunami?'," tambah Cynthia.
Meskipun sudah cukup berlalu dan hidup harus terus dijalani, Cynthia masih ingat betul pengalamannya yang menegangkan saat tergulung ombak. Dia menceritakan napasnya sudah mulai habis saat masih berada di dalam air, dia juga teringat anak dan suaminya yang tidak bisa berenang.
"Aku mikirnya, napas sudah mulai habis, anak dan suami aku bagaimana ini enggak bisa berenang. Aku berusaha naik sekuat mungkin walau ombak yang nabrak makin kenceng, pas muncul aku lihat ada pohon, langsung aku peluk enggak lepas-lepas," tutur Cynthia
Terlepas dari pengalaman Cynthia dan Reidan yang selamat dari tsunami Selat Sunda, Ifan Seventeen yang juga selamat kabarnya sempat sakit. Tidak cukup sampai di situ saja, Ifan pun merasa kesepian dan kerap teringat almarhumah Dylan Sahara, istrinya.
"Paling dia curhatnya itu dia bilang, 'Bro gua demam, gua habis minum obat,' terus ya sebagai abang saya bilang istirahat, jaga kesehatan, dia bilang, 'Gua enggak bisa sendiri, harus ada temen, kalau sendiri pasti keinget,' saya bilang, 'Ya sudah nanti kalau di Jakarta biar saya, Cynthia, dan Kenzi yang temenin," tandas Reidan.
Tembilahan, (16/7/2026) Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan
Advertorial
Indragiri Hilir Dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Polsek Mandah, AIP
Artikel
PEKANBARU Kericuhan yang terjadi di Gedung DPRD Provinsi Riau saat rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (T
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Inhil, Fadillah, menghadiri Si
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu, dinyatak
Artikel
Tembilahan Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat di lin
Advertorial
Tembilahan Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, menghadiri acara silaturahmi sekaligus lepas sambut Kepala Kepolisian Resor
Advertorial
Pelangiran, (15/7/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat syiar Islam dan pembinaan generasi Qur&039ani melalui peny
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kecamatan Tembilahan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Camat Te
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah masih marak terjadi, yang berdampak langsung pada kemiskinan, konfl
Artikel