Selasa, 01 September 2026 WIB

Kisah Sopir Truk dapat Warisan 2,5 Ton Uang Koin, Petugas Bank Habiskan 6 Bulan untuk Menghitung

Haikal - Minggu, 17 Desember 2017 18:55 WIB
1.537 view
Kisah Sopir Truk dapat Warisan 2,5 Ton Uang Koin, Petugas Bank Habiskan 6 Bulan untuk Menghitung
Pesisirnews.com-JAKARTA -Seorang sopir truk di Jerman mewariskan uang logam yang sudah dikumpulkan selama 30 tahun untuk keluarganya.

Totalnya, sebanyak 1,2 juta ton uang logam dimasukkan oleh sopir truk tersebut ke dalam ratusan tas.

Diketahui nilai uang logam itu rata-rata satu dan dua sen, yang merupakan nilai terkecil Duetschemark, mata uang Jerman sebelum Euro.

Meski Duetschemark sudah tak beredar sejak tahun 2002, tetapi pertukaran uang tersebut dapat dilakukan tanpa batas waktu dan tanpa biaya sepeser pun di cabang Bundesbank manapun.

Baca Juga:


Duetschemark sebenarnya dapat ditukarkan melalui surat, tetapi keluarga dari sopir truk itu tak mungkin mengirimnya melalui pos sehingga harus membawa tas-tas yang berisi uang koin memakai sebuah van pada Mei 2017.

Baca Juga:

Akibatnya, petugas Deutsche Bundesbank bernama Wolfgang Kemereit harus menghabiskan separuh waktu tahun 2017 untuk menghitung nilai uang logam tersebut, seperti dlansir dari Deutsche Welle.

Penghitungan koin tersebut memakan waktu lama karena tak memungkinkan menghitung memakai mesin.

Pasalnya, kondisi beberapa uang logam tersebut telah berkarat dan saling menempel.

Wolfgang Kemereit lantas mengerjakan penghitungan itu di samping tugas regulernya sebagai pegawai bank dan membutuhkan waktu lebih dari enam bulan lamanya.


Wolfgang Kemereit mengungkapkan jika dirinya membutuhkan sekitar satu jam untuk menghitung isi satu tas.

"Saya memegang setiap koin di tangan, saya menikmati melakukan hal-hal semacam itu, jadi menghitung uang logam itu bukan masalah untuk saya," tutur Wolfgang Kemereit kepada NDR.

Kerja keras pegawai bank itupun berhasil, pada Sabtu (16/12/2017), penghitungan jumlah uang itu akhirnya terselesaikan.

Jumlah uang logam itu mencapai 8.000 euro atau Rp 127,6 juta. (tribunnews.com)


SHARE:
beritaTerkait
Hadapi Kabut Asap dan Kemarau Panjang, Pemkab Inhil Gelar Salat Istisqa
Inhil Merdeka Run 2026 Diikuti Ratusan Pelari, Semangatkan Gaya Hidup Sehat
Polres Kampar Ungkap Kasus Karhutla, Empat Pelaku Diamankan dan 17 Hektare Lahan Terbakar
Atlet Muda Binaan Prajurit 462 Pasgat, Waldan Abdillah Rafif, Raih Medali Emas di Ajang Kejuaraan Nasional "RNTC RIAU NATIONAL CHAMPIONSHIP 2026".
Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla
Kapolres Inhil dan Tim Gabungan Pilih Bermalam Demi Pastikan Karhutla Benar-Benar Padam
komentar
beritaTerbaru