Kamis, 16 Juli 2026 WIB

Terjaring Razia Satpol PP PSK Ini Mengaku Keenakan

- Kamis, 21 September 2017 18:43 WIB
1.720 view
Terjaring Razia Satpol PP PSK Ini Mengaku Keenakan
Ilustrasi/Internet
Banjarbaru, Pesisirnews.com - Penutupan lokalisasi Pembatuan, Banjarbaru membuat PSK mencari rezeki dengan cara lain.

Salah satunya dilakukan HS (24) yang ditangkap Satpol PP Banjarbaru, Rabu (20/9).

Dia diciduk ketika melayani pria hidung belang di penginapan Ardika, Jalan Angkasa, Landasan Ulin. HS mengaku masih menjalani bisnis haram karena tak memiliki pilihan pekerjaan lain.

"Sempat jadi pemandu lagu di karaoke. Namun, saya keenakan jadi PSK," kata HS, seperti dilansir dari jpnn. 

Sementara itu, RN (34), pria yang terjaring satu kamar dengan HS mengaku sudah membayar Rp 700 ribu ke PSK tersebut untuk melayaninya.

"Saya booking dia selama empat jam, dari pukul 11:00 sampai 15:00 Wita. Tadi sudah satu kali. Mau nambah tapi Satpol PP datang," ujarnya.

Kasi Opda Satpol PP Banjarbaru Yanto Hidayat mengungkapkan, keduanya melanggar Perda nomor 6 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

"Mereka akan ditipiringkan dengan ancaman kurungan penjara enam bulan atau denda Rp 50 juta," kata Yanto.

Dia menambahkan, HS merupakan mantan PSK di Pembatuan. "Nama dia terdata di list penerima jaminan hidup dari Kemensos pada Desember 2016," katanya. 

Sumber jpnn 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Apresiasi Tim Penyusunan LKPD, WTP Ke-10 Jadi Bukti Tata Kelola Keuangan Inhil
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Keributan di Gedung DPRD Riau Jadi Sorotan, PW-IWO Desak Pengusutan Tanpa Kompromi
Wisuda XXX STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Momentum Lahirnya Generasi Unggul untuk Kemajuan Daerah
Ketua Pembina Pos Yandu Inhil Katerina Susanti Herman, Pos Yandu  6 Bidang SPM
Wabup Yuliantini Instruksikan Seluruh OPD dan Camat Wajib Berinovasi, Inovasi Bukan Sekadar Formalitas
komentar
beritaTerbaru