Komisioner KPU: Antisipasi Politik Uang dan Polarisasi pada Pemilu 2024
Tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai dengan adanya pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak Senin kemarin (1/8/2022).
Tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai dengan adanya pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak Senin kemarin (1/8/2022).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan dokumen pendaftaran dari enam partai politik (parpol) telah lengkap dan dapat didaftarkan.
Partai Nasional Demokrat (NasDem) menargetkan masuk dua besar pada Pemilu 2024 mendatang.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan Pendaftaran Partai Politik dan Penyampaian Dokumen Pendaftaran oleh Partai Politik pada, Jumat (29/7) kemarin.
Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (Ketum ABJ), Michael Umbas, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya untuk tidak terburu-buru terkait penentuan dukungan untuk pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2024.
Jelang pendaftaran calon peserta Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali memperbaharui data terkait permohonan pembukaan akses sistem informasi partai politik (SIPOL).
Lembaga Survei Politika Research and Consulting (PRC) merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres dan cawapres periode 2024-2029, dengan hasil duet Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno menangguk keterpilihan (elektabilitas) sebesar 44,8 persen.
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengatakan masyarakat Indonesia tidak menginginkan banyak partai politik (parpol) pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pertanyaan awak media soal menteri yang berkampanye. Terkait hal itu, Presiden Jokowi meminta menterinya untuk fokus bekerja.
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru elektabilitas capres 2024.