Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Komisioner KPU: Antisipasi Politik Uang dan Polarisasi pada Pemilu 2024

- Kamis, 04 Agustus 2022 09:11 WIB
1.212 view
Komisioner KPU: Antisipasi Politik Uang dan Polarisasi pada Pemilu 2024
Ilustrasi: Politik uang. (Kredit gambar via Megapixl.com)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai dengan adanya pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak Senin kemarin (1/8/2022).

Berkaca pada pemilu sebelumnya, mencegah adanya politik uang danterbelahnya masyarakat yang mendukung salah satu pasangan presiden merupakan hal yang sangat penting.

"Mencegah politik uang dan polarisasi ini bukan hanya tugas KPU tapi seluruh elemen, misalkan ada Bawaslu yang bisa berkoordinasi dengan Kepolisian jika ada pelanggaran Pemilu," kata Komisioner KPU Yulianto Sudrajat yang dikutip dari Lapsus Pro3 RRI, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga:

"KPU akan selalu membangun kesadaran kepada masyarakat untuk mencegah politik uang dan polarisasi."

Tak hanya itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu juga mengajak agar banyak melakukan silaturahi menjelang Pemilu 2024.

Baca Juga:

Menurutnya, dengan adanya silahturahim akan menyamakan visi misi sehingga dapat mencegah polarisasi.

"Politik kedepan adalah persatuan, sehingga harus ada silahturahim seluruh anak bangsa," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komarudin Watubun juga meminta untuk melakukan pencegahan sejak dini.

'"Harus sejak saat ini, jangan sampai nanti 2024 kita baru kebakaran jenggot," jelasnya.

[br]

Respon masyarakat

Menanggapi politik uang dan polarisasi Pemilu 2024, salah satu warga dari Depok, Rita mengatakan pentingnya latar belakang dari setiap calon.

"Kita harus mengetahui dulu bagaimana latar belakang setiap calon peserta pemilu, sehingga tidak tergoda adanya politik uang," ujar Rita.

Hal senada juga disampaikan warga Pasar Minggu, Jakarta, Rudi, pendidikan politik harus sering disosialisasikan oleh lembaga negara.

"Pendidikan politik kepada warga penting, harus sering disosialisasikan," katanya. (PNC/KBRN)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Herman Terima Pengembalian Dana Hibah Silva Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 Senilai 7,2 Milyar Rupiah
KPU-Bawaslu Ganjar Penghargaan ke Polda Riau, Dinilai Sukses Amankan Pilkada
Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Hadiri Rapat Pleno KPU
Bawaslu Inhil Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu
Rapat Pleno KPU Inhil: Pengundian dan Deklarasi Kampanye Damai untuk Pemilihan 2024
Massa Pendukung Ferryandi- Dani Tumpah Ruah Antar Jagoan Untuk Mendaftar Ke KPUD Inhil
komentar
beritaTerbaru