Minggu, 19 April 2026 WIB

Waspada, Buku Diduga Berisi Ajaran Komunis Kini Beredar

- Kamis, 12 Mei 2016 07:07 WIB
1.228 view
Waspada, Buku Diduga Berisi Ajaran Komunis Kini Beredar
SUKOHARJO - Polsek Baki, Sukoharjo, Jawa tengah, menyita empat buah buku yang diduga berisi tentang ajaran Partai Komunis Indonesia (PKI). Buku tersebut berjudul 'The Missing Link G 30 S Misteri Sjam Kemaruzzaman & Biro Chusus PKI', ditemukan terjual di sebuah mal di kawasan Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo.

Informasi beredarnya buku tersebut diketahui aparat pada Selasa 10 Mei 2016. Petugas langsung melakukan pencarian dan menemukan empat buah buku terjual di mal tersebut.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan dan penyitaan empat buku tersebut. Polisi hanya melakukan penyitaan saja sebagai barang bukti, sedangkan penjual dan produsennya belum dilakukan penindakan, karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Kami masih meminta keterangan lebih dulu karena buku itu merupakan buku pelajaran umum dan pedagang hanya menjajakan saja dan tidak mendoktrin dan buku itu belum mengajarkan tentang pemahaman PKI," ujar Andy Rifai, Rabu (11/5/2016).

Meski begitu, Polres Sukoharjo tetap serius untuk melakukan penanganan atas temuan empat buah buku yang diduga tentang ajaran PKI tersebut. Selain penjual, polisi juga berencana akan meminta keterangan pengelola mal, termasuk pihak percetakan.

"Penjual itu hanya menjual saja karena menerima kiriman pasokan dari percetakan di Yogyakarta," ujarnya.


Sumber: Okezone.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
China akan Terbitkan Buku Revitalisasi Kebudayaan untuk Panduan Rakyat dan Generasi Penerus
Belum Resmi di Launching Pemesanan Buku 100 ATI Sudah Tembus 12.000 Copy
Tukang Ojek Dianiaya Oleh Penumpang Sendiri Lantaran Tak Punya Uang
Mantan Aktris Film Porno Jepang, Maria Ozawa, Kaget Dirinya Masuk Buku Pelajaran Indonesia
Acara Diskusi dan Nobar Film G30S/PKI yang Ditaja PDD Kampar Berjalan Sukses
Polisi Selidiki Adanya Penjualan Buku Ilegal ke SD di Bengkalis
komentar
beritaTerbaru