Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB

Wakil PresidenJusuf Kalla Perintahkan Pengurus Masjid Bakar 'Indonesia Barokah'

- Sabtu, 26 Januari 2019 20:31 WIB
257 view
Wakil PresidenJusuf Kalla Perintahkan Pengurus Masjid Bakar 'Indonesia Barokah'
Jusuf Kalla. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
JAKARTA,PESISIRNEWS.COM-Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla memerintahkan kepada seluruh pengurus masjid yang telah menerima Tabloid Indonesia Barokah untuk segera membakar tabloid tersebut karena dianggap sebagai media penyebar hoaks.

"Karena itu melanggar aturan, apalagi mengirim ke masjid, saya harap jangan dikirim ke masjid. Semua masjid-masjid itu dibakarlah, siapa yang terima itu," kata JK yang juga Wakil Presiden, usai menghadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana kepada pedonor darah sukarela, di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Sabtu (27/1).

JK juga telah memerintahkan pengurus DMI di daerah untuk mengimbau kepada masjid-masjid supaya tidak mendistribusikan Tabloid Indonesia Barokah kepada masyarakat.


"Jangan masjid jadi tempat bikin hoaks-hoaks, macam-macam itu, jangan diadu. Kita sudah perintahkan DMI untuk kasih tahu bahwa jangan masjid menerima itu, karena berbahaya," ujarnya.

JK mengingatkan kepada seluruh pelaku di balik pemunculan Tabloid Indonesia Barokah atau penerbit media penyebar hoaks bahwa ada aturan hukum yang berlaku untuk menindak penyebarluasan kabar bohong.

"Jangan seperti Obor Rakyat zaman dulu. Itu kan masuk penjara, dihukum kan," ujarnya.
Lihat juga: Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Tidak Melanggar Kampanye
Ribuan eksemplar Tabloid Indonesia Barokah ditemukan di sejumlah masjid di daerah, antara lain di Solo, Yogyakarta, Purwokerto, dan Karawang.

Cawapres Sandiaga Uno, sebelumnya menduga Tabloid Indonesia Barokah digunakan oleh kelompok lawan sebagai alat kampanye hitam untuk menyerang dirinya dan Capres Prabowo Subianto.

"Itu saya serahkan kepada aparat hukum, itu adalah bagian black campaign yang sudah kami sama-sama sepakati untuk tidak melakukannya. Akan tetapi, ternyata seperti 2014, versi 2019 keluar," ujar Sandiaga.

Tabloid Indonesia Barokah memuat informasi yang diduga menyudutkan pasangan Prabowo/Sandiaga, dan digunakan sebagai alat kampanye hitam untuk menyerang pasangan tersebut.
Lihat juga: Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Tidak Melanggar Kampanye

Sumber
: CNNIndonesia
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Bagikan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Riau X di Kuansing Senilai Rp 2,2 Miliar
21 Pesawat Tempur China Memasuki Zona Udara Taiwan, Militer Taiwan Bersiap Siaga
Bupati HM. Wardan Targetkan Pemkab Inhil per 1 Mei UHC akan Terlaksana
Pemkab Inhil Kembali Raih Penghargaan IGA AWARD Kabupaten Terinovatif se-Indonesian Tahun 2022
Pemkab Inhil, Forkopimda dan Unsur Terkait Peringati Hari Bela Negara ke-74
Tim Validasi IGA: Kinerja Pemekab Inhil Patut Dipuji
komentar
beritaTerbaru