Sabtu, 18 Juli 2026 WIB

Banjir Rendam Kecamatan Sungai Sembilan

- Kamis, 19 November 2015 17:05 WIB
927 view
Banjir Rendam Kecamatan Sungai Sembilan
dika
Camat Sungai Sembilan saat meninjau drainase di daerahnya.
DUMAI, PESISIRNEWS.COM – Hujan yang mengguyur Kota Dumai sejak beberapa hari belakangan ini menyebabkan wilayah di Kecamatan Sungai Sembilan kebanjiran. Kondisi terparah terdapat di Kelurahan Lubuk Gaung, Basilam Baru,dan Tanjung Penyembal.

Ratusan rumah warga kebanjiran mencapai selutut yang sudah berlangsung sekitar lima hari. Kondisi ini diperparah dengan buruk sistim drainase di  daerah tersebut yang mayoritas masih terbuat dari tanah notabene belum di semenisasi, sehingga drainase kerap terjadi penyumbatan dan pengecilan saluran. Sehingga ketika hujan turun air tak lancar mengalir ke anak sungai atau ke laut.

“ Kami minta perhatian dari seluruh perusahaan yang bernaung di Kecamatan Sungai Sembilan untuk peduli dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di saat hujan turun. Kendati drainase tersebut berada di sekitar perusahaan pengolahan CPO dan turunannya, namun perusahaan tersebut belum ada kepeduliaan untuk membangun drainase permanen,” beber Johan warga di Kelurahan Lubuk Gaung.

Warga sudah pernah menyampaikan ke perusahaan yang ada di kecamatan Sungai Sembilan untuk membangun drainase permanen, namun mirisnya, tak ada yang peduli dan kondisi ini sudah berlangsung lama. Perusahaan tersebut memiliki CSR, namun mereka tak pernah memikirkan masyarakat yang berada di daerah operasinya.

“ Jika drainase ini tidak dibangun permanen dikuatirkan banjir bakal menghantui warga disaat musim hujan turun. Kami minta perusahaan peduli dan membangun drainase menggunakan dana CSR di perusahaan tersebut. Jangan hanya mengambil keuntungan saja, sementara masyarakat sekitar tak pernah di pedulikan,” ujar sesepuh Sungai Sembilan yang akrab disapa pak Janggut.

Menanggapi hal ini, Camat Sungai Sembilan Zulkarnaen juga meminta kepeduliaan persahaan dalam program CSR untuk membangun drainase permanen agar ketika hujan air lancar mengalir. Tidak seperti pada saat ini, drainase kerap mengalami penyumbatan dan pengecilan akibat masih bertembok tanah.

Pemerintah juga telah pernah mengusulkan kepada perusahaan sekitar untuk membangun drainase yang berada disekitar pemukiman warga di ring satu perusahaan. Parahnya, setakat ini belum diindahkan, dan dalam waktu dekat akan kembali menyampaikan ke perusahaan tersebut untuk segera membangun drainase karena ini sangat penting sebagai kepeduliaan perusahaan pada lingkungan.

Sedangkan Ketua LPMK Lubuk Gaung Nur Asmar mengingatkan, perusahaan untuk peduli dan menanggapi keluhan yang disampaikan masyarakat terkait pembangunan drainase agar lingkungan sekitar tak mengalami banjir sebagaimana yang dialami masyarakat yang sudah berlangsung beberapa hari. (dcp)

(**)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Respon Cepat Banjir Kemuning: Atas Instruksi Bupati Inhil, Bantuan Logistik Provinsi Riau Mulai Disalurkan
Wakil Bupati Inhil Salurkan Bantuan Pada Masyarakat Terdampak Banjir Di Lahang Hulu
Bupati Inhil H. Herman Saluarkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Kempas
Pemerhati Lingkungan Provinsi Riau Soroti Banjir Akibat Kiriman dari Korporasi
Pemkab Inhil Gelar Rapat Koordinasi Tangani Banjir, Siap Tingkatkan Status Tanggap Darurat
Pj. Gubernur Riau Bersama Pj. Bupati Inhil Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Kemuning
komentar
beritaTerbaru