Selasa, 16 Juni 2026 WIB

BMKG Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana

- Minggu, 27 September 2020 13:16 WIB
926 view
BMKG Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana
Ilustrasi: Tsunami. (Kredit Gambar : BMKG)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Merebaknya informasi mengenai kemungkinan terjadinya gempa dan tsunami yang berpotensi melanda beberapa wilayah di Indonesia berdasarkan hasil riset para Ahli dari ITB mendapatkan apresiasi positif dari Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Pusat (BMKG), Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono yang dikutip dari Halaman Facebook resmi BMKG pada Minggu (27/9/2020).

“Kami apresiasi hasil riset tersebut. Para peneliti mengedukasi perihal adanya ancaman kepada masyarakat. Ancaman itu terjadi atau tidak, belum ada yang bisa memprediksi secara tepat kapan terjadinya. Namun adanya potensi itu memang betul,” katanya.

Baca Juga:

Potensi gempa magnitudo (M) 9,1 yang dapat memicu Tsunami hingga 20 meter yang dimodelkan oleh ahli ITB tersebut adalah ‘Skenario Terburuk’ dari Zona Gempa Megathrust.

Dengan adanya skenario terburuk maka dapat dibuat skenario terbaik untuk upaya mitigasi.

Baca Juga:

“Jangan sampai mitigasi yang disiapkan berdasarkan skenario dengan potensi ancaman paling kecil, justru nanti malah tidak siap jika skenario terburuk benar-benar terjadi,” terangnya.

Perlu diingat bahwa Potensi gempabumi yang dapat memicu tsunami dari zona megathrust ini bukan hanya di Selatan Jawa namun di seluruh Zona Megathrust dari Barat Sumatera hingga Selatan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Bahkan pada daerah Subduksi Banda, Subduksi Lempeng Laut Maluku, Subduksi Sulawesi, Subduksi Lempeng Laut Filipina dan Subduksi Utara Papua.

[br]

Sedangkan menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG , Daryono, “Meskipun Kajian Ilmiah dan permodelan dapat menentukan Potensi Magnitudo maksimum gempa megathrust, pada kenyataannya hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksi secara tepat dan akurat kapan dan dimana gempa akan terjadi.”

Dalam ketidakpastian ini, maka yang perlu dilakukan adalah upaya mitigasi dengan menyiapkan langkah-langkah kongkrit untuk meminimalkan risiko kerugian sosial ekonomi dan korban jiwa.

Informasi potensi gempa kuat di Zona Megathrust seperti ini memang rentan memicu keresahan akibat salah pengertian. Masyarakat lebih tertarik membahas kemungkinan dampak buruknya daripada pesan mitigasi yang mestinya harus dilakukan.

“Kecemasan publik akibat informasi potensi gempa megathrust Selatan Jawa muncul akibat salah paham. Para ahli menciptakan model potensi bencana, yang tujuannya untuk acuan mitigasi. Tetapi masyarakat memahaminya seolah-olah akan terjadi bencana besar dalam waktu dekat. Itulah masalah ‘Komunikasi Sains’ yang harus terus kita perbaiki,” imbuhnya.

Perlu dicatat bahwa potensi gempa megathrust di Selatan Jawa bukanlah hal yang baru diketahui. Zona Megathrust ini sudah ada sejak jutaan tahun lalu saat terbentuknya rangkaian busur Kepulauan Indonesia.

Oleh karena itu, diharapkan informasi seperti ini dipahami dan direspon dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah dengan menyiapkan langkah mitigasi seperti sosialisasi mitigasi, latihan evakuasi, menata dan memasang rambu evakuasi, tempat evakuasi sementara, merancang bangunan tahan gempa, menata ruang pantai berbasis risiko tsunami dan meningkatkan performa sistem peringatan dini tsunami.

“Kami juga berharap agar masyarakat meningkatkan literasi dengan tidak terpancing dengan judul berita yang meresahkan serta tidak menyebarkan informasi setengah-setengah agar tidak menimbulkan salah persepsi dan hoax ditengah masyarakat,” pungkasnya.


(Sumber: Fp BMKG via bmkg.go.id )

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ekonomi Warga Ikut Tumbuh! Ini Langkah Kapolsek Pelangiran
Wujud Kepedulian Sesama, Pemkab Inhil Salurkan Donasi Lebih dari Rp1 Miliar dan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Polres Inhil Taja  kegiatan SABAR (Sahur Bersama Masyarakat)r
Pj. Bupati H. Erisman Yahya Ajak Forum CSR Maksimalkan Dampak Sosial untuk Masyarakat Inhil
Pemanfaatan Aplikasi e-SAKIP Smart dalam Meningkatkan Kinerja Pemerintahan
Kapolres Inhil Ngopi Bareng bersama Tokoh Masyarakat
komentar
beritaTerbaru