Lomba Lari Fun Night 100 Meter 2026, Polres Indragiri Hilir Ajak Generasi Muda Jauhi Balap Liar
Tembilahan Dalam rangka memberikan wadah positif bagi generasi muda sekaligus menekan aksi balap liar, jajaran Polres Indragiri Hilir me
Olah Raga
JAKARTA (Pesisirnews.com) - Dosen Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) UIN Syarif HidayatullahJakartaRubiyanah Jalil menilai perbedaan waktu merayakan Lebaran 2023 harus dimaknai sebagai keindahan dan keberkahan.
Menurut dia, masyarakat harus memaknai perbedaan sebagai keberkahan seperti hadis Rasulullah saw. yaitu al ikhtilaafu ummati rahmah yang berarti perbedaan di antara umatku adalah rahmat.
"Perbedaan harus dimaknai sebagai keindahan yang harus dipupuk dan tidak dijadikan sebagai alat politisasi suatu kelompok," kata Rubi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/4).
Baca Juga:
Menurut dia, apabila perbedaan-perbedaan justru dijadikan sebagai bahan untuk memunculkan perpecahan karena ingin memenangkan satu kelompok, akan menjadi musibah bagi bangsa Indonesia.
Rubi berharap momentum Ramadan dan Idulfitri 1444 Hijriah, umat Islam kembali pada fitrah manusia yang sesungguhnya, yakni mencintai kebenaran, kebaikan, keindahan, dan kedamaian.
Baca Juga:
"Dengan dilandasi semangat spiritual dan kebangsaan, momentum ini mampu memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa yang dapat meredam perpecahan bangsa," ujarnya.
Selain itu, Rubi menilai Ramadan memiliki banyak kemuliaan, mulai dari bulan suci, penuh rahmat, hingga syahrujihad (bulan jihad).
Ramadan dikatakan sebagai bulan jihad, lanjut dia, karena secara historis pelaksanaannya pada masa Nabi Muhammad saw., bertepatan dengan peristiwa perang dan kemenangan yang diraih umat Islam.
Namun, menurut dia, semangat jihad sering disalahartikan oleh beberapa kelompok dengan konteks yang tidak sesuai, yaitu sebagai perang (qital). Mereka lantas berpendapat bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membuat teror bagi kelompok radikal terorisme.
"Ketika umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa atau menahan diri, pada dasarnya sedang berjihad. Oleh karena itu, Ramadan disebut juga dengan dengan syahrul jihad," kata Rubi.
Dosen Program Studi Magister Pengkajian Islam UIN Syarif Hidayatullah itu mengatakan bahwa ada satu peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad saw. bersama sahabatnya saat Ramadan, yaitu peristiwa Perang Badar.
Menurut dia, dalam kondisi berpuasa, Nabi Muhammad beserta 313 pasukannya melawan 1.000 kafir Qurais dalam Perang Badar. Namun, akhirnya umat Islam memenangi perang bersejarah tersebut.
"Namun, euforia kemenangan Perang Badar itu digambarkan oleh Rasulullah sebagai satu perang yang tidak seberapa," ujarnya.
Seusai memenangi perang, kata dia, Nabi Muhammad mengatakan bahwa roza’kna min jihadil asgar ila jihadil akbar (pulang dari jihad kecil menuju jihad besar).
Para sahabat lantas bertanya, "Lalu seperti apa jihad akbar itu ya Rasulullah?"
Rasulullah menjawab, "jihadul akbar jihadul nafs, jihad akbar itu adalah perang melawan diri sendiri."
[br]
"Jadi, sebenarnya jihad yang paling besar itu bukan jihad secara fisik berperang dan lain-lain, melainkan melawan diri sendiri dari segala hawa nafsu yang bisa menghancurkan diri sendiri maupun orang lain, dan itu berpuasa," kata Rubi.
Dalam konteks keindonesiaan, menurut Rubi, makna jihad melawan hawa nafsu itu dapat dipupuk untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut dia, Indonesia sebagai negara yang penuh keberagaman suku, agama, ras, dan budaya perlu menanamkan nilai-nilai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Dia memandang perlu kesadaran bersama untuk memupuk terus keberagaman untuk menghindari perpecahan.
(PNC/ANT)
Tembilahan Dalam rangka memberikan wadah positif bagi generasi muda sekaligus menekan aksi balap liar, jajaran Polres Indragiri Hilir me
Olah Raga
PEKAN BARU Anak Gajah Ditemukan Mati di Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun ke Lokasi Dunia konservasi satwa liar di Provinsi Riau kembali berdu
Artikel
Pekanbaru Seorang mahasiswi yang tengah bersiap menyelesaikan skripsinya menjadi korban penganiayaan di lingkungan kampus UIN Suska Riau,
Hukrim
Gaung Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan 15 unit rumah warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama RT 01 RW 01, Desa Simpang Gaung, Ke
Artikel
INDRAGIRI HILIR Tidak diperpanjangnya kontrak kerja Guru Bantu Daerah (GBD) Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2026 membuat puluhan gu
Artikel
Indragiri Hilir Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan penertiban balap liar di Jalan Tela
Artikel
Indragiri Hilir Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, TIM RAGA Polres Indragiri
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir Herman menegaskan seluruh kepala perangkat daerah hingga bendahara wajib berada di tempat dan tidak me
Artikel
Kepulauan Meranti Festival Cian Cui di Jalan Merdeka Keluarahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti ber
Artikel
NHIL Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PDIWO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (
Artikel