DPRD Inhil Setujui Perubahan APBD 2026, Pemkab Sampaikan Pendapat Akhir Bupati
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) bersama DPRD Inhil menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah te
Artikel
BAGHDAD (Pesisirnews.com) - Mantan Perdana Menteri (PM) Irak Mustafa Al-Kadhimi, membuat pernyataan kontroversial yang memicu kejutan tentang perlakuan terhadap jenazah mendiang Presiden Irak Saddam Hussein, yang dieksekusi pada hari pertama Idul Adha tahun 2006.
Mustafa Al-Kadhimi, juga disebut Mustafa Al-Kadhimiy, adalah seorang diplomat dan pegawai negeri asal Irak yang menjabat sebagai Perdana Menteri Irak sejak 6 Mei 2020 - 28 Oktober 2022.
Al-Kadhimi mengatakan dalam wawancara pers dengan surat kabar Al-Sharq Al-Awsat, yang dikutip dari Orient Net, Sabtu, bahwa dia melihat tubuh Saddam Hussein, dilempar antara rumahnya dan rumah Nuri al-Maliki, di Zona Hijau di Ibu Kota Irak, Baghdad, setelah dia dieksekusi oleh otoritas Irak usai serangkaian sesi persidangan panjang yang memicu kontroversi global.
Baca Juga:
Dia membenarkan bahwa saat itu dia melihat sekelompok penjaga berkumpul, dan menolak perlakuan tak pantas penjaga terhadap jenazah Saddam Hussein. Dia lalu meminta mereka untuk menjauh dari jenazah untuk menghormati orang mati.
Al-Kazemi menambahkan bahwa dia memerintahkan para penjaga untuk membawa jenazah ke rumahnya dan rumah Nuri al-Maliki, dan pada malam hari menyerahkannya kepada salah satu syekh dari klan Al-Bunasir (klan Saddam Hussein), lalu dimakamkan di kota Tikrit.
Baca Juga:
Sedangkan Nuri al-Maliki (Nouri Kamil al-Maliki) adalah Perdana Menteri Irak Ke-47 yang resmi diangkat dalam pemerintahan transisional pasca-eksekusi Saddam Hussein, tahun 2006.
Dalam pernyataannya tentang jenazah Saddam, Al-Kadhimi melanjutkan, “Setelah tahun 2012, ketika ISIS menguasai daerah tersebut, kuburan Saddam digali, yang menyebabkan pemindahan jenazah ke tempat rahasia yang belum diketahui siapa pun, termasuk kuburan anak-anaknya dirusak."
[br]
Ini bukan pertama kalinya Al-Kazemi bertemu dengan mendiang Saddam Hussein.
Al-Kazemi menegaskan bahwa dia pergi ke sesi pertama persidangan Saddam, dengan mengatakan, "Saya pergi untuk melihat momen bersejarah, dan itu sangat sulit dan menentukan dalam sejarah Irak."
Saddam pada akhirnya dimakamkan tanpa seremoni di aula resepsi yang dibangunnya sendiri di kota Al-Awja bersama kedua putranya Uday dan Qusay serta cucunya Mustafa, atas perintah al-Maliki.
Sebagai informasi, pada 13 Desember 2003, Angkatan Darat AS mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan Divisi Kavaleri dan Pasukan Khusus bersama milisi Irak, berhasil melakukan pengepungan dan penangkapan Saddam Hussein, hingga akhirnya diktator Irak tersebut dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di negaranya.
(PNC)
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) bersama DPRD Inhil menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah te
Artikel
INDRAGIRI HILIR, Keluarga Bunga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas laporan dugaan pemerkosaan yang kini ditangani Satreskrim Polre
Peristiwa
Pekanbaru Kabar bahagia datang dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Seekor anak gajah sumatera berjenis kelamin jantan lahir den
Peristiwa
KATEMAN Kepolisian Sektor (Polsek) Kateman, Polres Indragiri Hilir, mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Katem
Hukrim
INDRAGIRI HILIR, Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, semakin memburuk di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah
Artikel
TEMBILAHAN Bupati Herman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau melalu
Artikel
MANDAH, INDRAGIRI HILIR Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama unsur pemerintah, TNI dan Polri melakukan evakuasi terhadap
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang l
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkunga
Artikel
Tembilahan Pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diarahkan tidak berhenti pada sektor perkebunan, tetapi ju
Artikel