Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp 43,9 M Hasil Tangkapan Jelang Tahun Baru
Pekanbaru Polda Riau mencegah peredaran narkotika senilai Rp 43,9 miliar jelang tahun baruan, pada 30 Desember 2025. Narkoba tersebut kini
Artikel
BAGHDAD (Pesisirnews.com) - Mantan Perdana Menteri (PM) Irak Mustafa Al-Kadhimi, membuat pernyataan kontroversial yang memicu kejutan tentang perlakuan terhadap jenazah mendiang Presiden Irak Saddam Hussein, yang dieksekusi pada hari pertama Idul Adha tahun 2006.
Mustafa Al-Kadhimi, juga disebut Mustafa Al-Kadhimiy, adalah seorang diplomat dan pegawai negeri asal Irak yang menjabat sebagai Perdana Menteri Irak sejak 6 Mei 2020 - 28 Oktober 2022.
Al-Kadhimi mengatakan dalam wawancara pers dengan surat kabar Al-Sharq Al-Awsat, yang dikutip dari Orient Net, Sabtu, bahwa dia melihat tubuh Saddam Hussein, dilempar antara rumahnya dan rumah Nuri al-Maliki, di Zona Hijau di Ibu Kota Irak, Baghdad, setelah dia dieksekusi oleh otoritas Irak usai serangkaian sesi persidangan panjang yang memicu kontroversi global.
Baca Juga:
Dia membenarkan bahwa saat itu dia melihat sekelompok penjaga berkumpul, dan menolak perlakuan tak pantas penjaga terhadap jenazah Saddam Hussein. Dia lalu meminta mereka untuk menjauh dari jenazah untuk menghormati orang mati.
Al-Kazemi menambahkan bahwa dia memerintahkan para penjaga untuk membawa jenazah ke rumahnya dan rumah Nuri al-Maliki, dan pada malam hari menyerahkannya kepada salah satu syekh dari klan Al-Bunasir (klan Saddam Hussein), lalu dimakamkan di kota Tikrit.
Baca Juga:
Sedangkan Nuri al-Maliki (Nouri Kamil al-Maliki) adalah Perdana Menteri Irak Ke-47 yang resmi diangkat dalam pemerintahan transisional pasca-eksekusi Saddam Hussein, tahun 2006.
Dalam pernyataannya tentang jenazah Saddam, Al-Kadhimi melanjutkan, “Setelah tahun 2012, ketika ISIS menguasai daerah tersebut, kuburan Saddam digali, yang menyebabkan pemindahan jenazah ke tempat rahasia yang belum diketahui siapa pun, termasuk kuburan anak-anaknya dirusak."
[br]
Ini bukan pertama kalinya Al-Kazemi bertemu dengan mendiang Saddam Hussein.
Al-Kazemi menegaskan bahwa dia pergi ke sesi pertama persidangan Saddam, dengan mengatakan, "Saya pergi untuk melihat momen bersejarah, dan itu sangat sulit dan menentukan dalam sejarah Irak."
Saddam pada akhirnya dimakamkan tanpa seremoni di aula resepsi yang dibangunnya sendiri di kota Al-Awja bersama kedua putranya Uday dan Qusay serta cucunya Mustafa, atas perintah al-Maliki.
Sebagai informasi, pada 13 Desember 2003, Angkatan Darat AS mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan Divisi Kavaleri dan Pasukan Khusus bersama milisi Irak, berhasil melakukan pengepungan dan penangkapan Saddam Hussein, hingga akhirnya diktator Irak tersebut dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di negaranya.
(PNC)
Pekanbaru Polda Riau mencegah peredaran narkotika senilai Rp 43,9 miliar jelang tahun baruan, pada 30 Desember 2025. Narkoba tersebut kini
Artikel
Tembilahan Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan strong point pagi guna memastikan keaman
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi mulai menyalurka
Artikel
TEMBILAHAN Dalam rangka memperingati Milad Mak Sehat ke13, Komunitas Emak Sehat menggelar serangkaian kegiatan sosial, lingkungan, dan
Artikel
Keritang Bupati Indragiri Hilir Herman, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Fajar Husin, m
Artikel
Tembilahan, Kamis (8/1/2026) Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, menghadiri jamuan sarapan dan silaturahmi bersama Komanda
Artikel
TEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Gedung Kantor Bupati Inh
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diliputi duka setelah kebakaran melanda Gedung Kantor Bupati Inhil yang berlokas
Peristiwa
PEKAN BARU Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi melepas keberangkatan 10 personel Bhabinkamtibmas terbaik untuk menunaikan ibadah umroh ke
Artikel
Tembilahan, (5/1/2026) Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna ke1 DPRD Kabupaten Indragiri Hilir dalam r
Artikel