Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB

Kelompok Bersenjata Taliban Pakistan Nyatakan Perang dengan Pemerintah Pakistan

- Selasa, 29 November 2022 10:31 WIB
1.062 view
Kelompok Bersenjata Taliban Pakistan Nyatakan Perang dengan Pemerintah Pakistan
Wilayah Afghanistan Timur yang berbatasan dengan Pakistan sebagai basis Taliban Pakistan. (Foto via vetogate.com)

ISLAMABAD (Pesisirnews.com) - Kelompok bersenjata Taliban di Pakistan mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah membatalkan gencatan senjata yang rapuh dengan pemerintah Pakistan.

Taliban Pakistan lalu memerintahkan para pejuangnya untuk melancarkan serangan ke seluruh negeri.

Dilansir dari laman berita Mesir vetogate.com, Selasa (29/11), dalam pernyataannya, Taliban Pakistan mengatakan: "Sementara operasi militer melawan mujahidin berlanjut di berbagai wilayah... Anda harus melancarkan serangan sedapat mungkin di seluruh negeri."

Baca Juga:

Sebagai informasi, Taliban Pakistan adalah Gerakan Mahasiswa Pakistan (TTP), yang umumnya dikenal sebagai Taliban Pakistan.

Kelompok ini merupakan organisasi payung dari berbagai kelompok militan bersenjata Islam yang beroperasi di sepanjang perbatasan Afghanistan - Pakistan dan bermarkas besar di Afghanistan Timur.

Baca Juga:

[br]

Taliban Pakistan dibentuk pada tahun 2007 oleh Baitullah Mehsud, pemimpinnya saat ini adalah Noor Wali Mehsud, yang secara terbuka telah berjanji setia kepada Taliban Afghanistan (Emirat Islam Afghanistan).

Kelompok ini menguasai sebagian besar wilayah suku di Pakistan untuk waktu yang lama.

Taliban Pakistan berbagi ideologi yang sama dengan Taliban Afghanistan. Ideologi mereka dikenal dengan Fundamentalisme Islam Wahabisme Pashtunwali dengan gerakan sektarianisme separatisme

Taliban Pakistan mempraktekkan hukum yang keras di wilayah yang dikuasainya. Mereka pernah mencambuk 12 orang di depan umum di sebuah stadion di Afghanistan yang diantaranya terdapat wanita.

Mereka telah membantu Taliban Afghanistan dalam perang 2001 - 2021, tetapi kedua kelompok tersebut memiliki struktur operasi dan komando yang terpisah

Mereka menerapkan versi ketat dari apa yang disebutnya "hukum Islam", sementara sebagian besar pejuangnya diusir dari Pakistan dan didorong untuk pergi ke Afghanistan sejak 2010.

Tetapi mereka sekarang berada dalam posisi yang kuat sejak kembalinya Taliban Afghanistan berkuasa di Kabul, menurut Agence France Presse (AFP).

Sebelumnya, seorang pejabat Taliban terbunuh karena perbedaan pendapat dengan gerakan tersebut.

Taliban Pakistan pada bulan Juni telah menyetujui gencatan senjata dengan pemerintah Pakistan. Tetapi kedua belah pihak berulang kali mengabaikan gencatan senjata yang membuat terjadinya konfrontasi hingga konflik bersenjata. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Meriahnya Festival 'Perang Air' di Riau: Merawat Tradisi, Jaga Persaudaraan
Komandan Wagner Klaim Berhasil Menewaskan 38.000 Tentara Ukraina
Kabar Gembira, Bupati Inhil Instruksikan BKAD Cairkan Hak ASN, Guru Kontrak Provinsi dan Perangkat Desa
Rusia - Ukraina Saling Klaim Tewaskan Ratusan Serdadu dalam Pertempuran Bakhmut
Diperkirakan Jutaan Amunisi Mengalir dari Iran ke Rusia
Rusia Meradang, Jerman Umumkan Kesiapan untuk Memproduksi Tank di Ukraina
komentar
beritaTerbaru