MOSKOW (Pesisirnews.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan tak hadir dalam pertemuan KTT G20 pada 15-16 November mendatang di Bali. Ketidakhadiran Putin dipastikan Kremlin dan Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.
Namun Putin disebut akan mengikuti salah satu sesi secara virtual. Sebelumnya sumber pejabat di Rusia mengatakan kepada Bloomberg, Putin tak hadir karena menghindari konfrontasi dengan para pemimpin negara Barat.
Terpisah, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan Rusia akan mengumumkan beberapa inisiatif kerja sama gas dengan Turki serta ekspor biji-bijian.
Baca Juga:
"Sejumlah inisiatif khusus direncanakan, termasuk meningkatkan kerja sama gas dengan Turki, (dan) mengatur pengiriman biji-bijian dan pupuk dalam jumlah besar," bunyi pernyataan itu, dikutip dari Reuters, Kamis (10/11).
[br]
Baca Juga:
Putin sebelumnya mengusulkan gagasan untuk menciptakan 'pusat gas' di Turki. Dari situ nantinya gas Rusia bisa dijual ke pasar Eropa.
Adapun Kemlu Rusia berharap KTT G20 di Bali mampu memberikan kontribusi pada pembentukan dunia "multipolar".
Istilah ini sering digunakan Putin untuk mengkritik dominasi negara Barat dalam urusan global.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan memimpin delegasi Rusia pada KTT G20 mendatang di Bali. (PNC/MDO)