Rabu, 29 Juli 2026 WIB

AS Catat Biaya Pemilu Terbesar, Ratusan Triliun Rupiah Dihabiskan untuk Kampanye

- Jumat, 30 Oktober 2020 13:48 WIB
615 view
AS Catat Biaya Pemilu Terbesar, Ratusan Triliun Rupiah Dihabiskan untuk Kampanye
Ilustrasi: Pemilu AS (Kredit Foto via Int)

Pesisirnews.com - Pemilihan presiden AS tahun ini ditaksir akan menjadi pemilihan termahal dalam sejarah Pemilu Amerika Serikat (AS) di tengah masih terjadinya epidemi virus korona.

Dilansir edition.cnn.com, Jumat (30/10/2020), menurut perhitungan yang dibuat oleh Center for Responsive Politics (CRP), sebuah kelompok non-partisan yang memantau uang dalam politik AS, sekitar $ 14 miliar atau sekitar Rp 207 triliun akan dihabiskan untuk biaya perebutan kendali Gedung Putih, Senat, dan Kongres dalam pemilihan tahun 2020.

Jumlah yang mencengangkan itu bukan hanya uang terbanyak yang pernah dihabiskan untuk pemilihan federal tetapi juga mewakili lebih dari dua kali lipat biaya dalam siklus pemilihan presiden terakhir pada tahun 2016 sebesar $ 6,5 miliar.

Baca Juga:

Sedangkan menurut pengawas periklanan Advertising Analytics, $ 1,8 miliar dihabiskan untuk iklan televisi saja dalam pemilihan presiden tahun ini.

Sementara itu mantan Wakil Presiden Joe Biden, telah berhasil mengumpulkan $ 938 juta hingga 14 Oktober.

Baca Juga:

[br]

Biden diprediksi menjadi kandidat pertama dalam sejarah Amerika yang mengumpulkan $ 1 miliar melalui kampanyenya. Di lain pihak, Presiden Donald Trump menurut CRP, telah mengumpulkan kurang dari $ 600 juta.

Bukan hanya Biden, total pengeluaran Partai Demokrat oleh para kandidat dan kelompok-kelompok luar yang selaras pada pemilu hingga saat hampir mencapai $ 7 miliar, sementara pengeluaran Partai Republik berada di sekitar $ 3,8 miliar.

Sudah ada empat perlombaan Senat di mana lebih dari $ 200 juta telah dihabiskan : Carolina Utara ($ 273 juta), Iowa ($ 224 juta), Carolina Selatan ($ 208 juta) dan Arizona ($ 205 juta).

Dijelaskan CRP bahwa biaya yang dikeluarkan Partai Demokrat jauh di atas biaya Pemilu yang dikeluarkan Partai Republik karena mereka memiliki pemilihan utama presiden yang kompetitif dan padat, sementara Partai Republik tidak.

Angka pengeluaran Partai Demokrat mencakup sejumlah besar uang pribadi yang dikeluarkan para donatur selama musim kampanye utama, terutaman oleh miliarder Michael Bloomberg dan Tom Steyer.

Sumber: (edition.cnn.com)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Heboh Di Di Medsos Biaya Melahirkan Kena Pajak, Direktorat Jenderal Pajak Angkat Bicara
Pengadilan AS Perintahkan Penyelidikan Seorang Pria yang Bocorkan Informasi Sangat Rahasia
Andi Arief: Sandi Uno Kita Tutup Jadi Cawapres, PKS: Mungkin Saja Anies Berjodoh dengan Sandi
Seminar Internasional STIK Polri Mengupas Dampak Negatif Politik Identitas pada Pemilu 2024
Nasib Getir Aung San Suu Kyi, Dihukum 33 Tahun Penjara dan Partainya Dibubarkan Junta Militer
Menkopolhukam Minta Ormas Islam Kawal Pemilu 2024 Berjalan sesuai Jadwal
komentar
beritaTerbaru