Minggu, 07 Juni 2026 WIB

Hamas Berang Uni Emirat Arab (UEA) Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel

- Jumat, 14 Agustus 2020 18:13 WIB
865 view
Hamas Berang Uni Emirat Arab (UEA) Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel
Presiden AS Donald Trump mengumumkan hasil kesepakatan antara Israel dan UEA. (Kredit Foto : Tangkapan layar stasiun televisi Pakistan via thenews.com)

DUBAI, Pesisirnews.com - Israel dan UEA pada Kamis (13/8/2020) sepakat untuk menormalisasi hubungan kedua negara, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan penting yang ditengahi Amerika Serikat (AS).

Dalam isi kesepakatan tersebut tertuang perjanjian di mana negara Yahudi itu akan menghentikan pencaplokan lebih lanjut atas wilayah Palestina.

Melansir thenews.com, Jumat (14/8/2020), perjanjian kedua negara tersebut langsung diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump di akun resmi Twitternya.

Baca Juga:

"Terobosan BESAR" cuit Trump Kamis (13/8/2020) dan Trump menyebutnya sebagai "Perjanjian Perdamaian Bersejarah antara dua teman BESAR kita".

[br]

Baca Juga:

Cuitan Trump dibalas oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengatakan “itu adalah hari bersejarah" sebagai tanggapan tentang kesepakatan itu.

Sementara itu Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan melalui akun Twitternya yang terverifikasi merespon, "Selama pertemuan dengan Presiden Trump dan Perdana Menteri Netanyahu, akhirnya kesepakatan dicapai untuk menghentikan aneksasi Israel lebih lanjut atas wilayah Palestina," tulisnya.

Sedangkan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menggambarkannya sebagai hari bersejarah dan langkah maju yang signifikan untuk perdamaian di Timur Tengah.

"Amerika Serikat berharap langkah berani ini menjadi yang pertama dalam serangkaian perjanjian yang akan mengakhiri 72 tahun permusuhan di kawasan itu," kata Pompeo.

Dari kesepakatan itu akan membuat Uni Emirat Arab menjadi negara Arab ketiga yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah kesepakatan damai antara Israel dengan Mesir dan Yordania.

Namun kelompok Islam Palestina Hamas, yang mengontrol wilayah pesisir Jalur Gaza, dengan cepat mengatakan perjanjian itu "tidak mewakili kepentingan Palestina".


Sumber : thenews.com

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Steriker Asal Maroko Anwar El Ghazi Dipecat Dari klub nya Karena Mendukung Palestina
Pengadilan AS Perintahkan Penyelidikan Seorang Pria yang Bocorkan Informasi Sangat Rahasia
WHR 2023: Israel Bertahan di Urutan ke-4 Negara Paling Bahagia di Dunia, Afghanistan Paling Tidak Bahagia
CEO TikTok Jawab Tudingan Parlemen AS mengenai Bahaya TikTok bagi Kemanan Nasional
Profesor Israel Ungkap Hubungan Mesra Iran-Israel sebelum Jadi Musuh Bebuyutan
Upaya Arab-Israel Mengatasi Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Suhu di Timur Tengah
komentar
beritaTerbaru