Polres Inhil Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat 2026
Indragiri Hilir Polres Indragiri Hilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka kesiapan pelak
Artikel
BANJARNEGARA (Pesisirnews.com) - Kasus menggegerkan terjadi di Banjarnegara Jawa Tengah. Polres setempat mengungkap dugaan kasus pembunuhan berantai yang diduga dilakukan ST alias Mbah Slamet.
Kasus tersebut terungkap saat ada laporan masuk ke Polres Banjarnegara terkait adanya orang hilang. Hasil keterangan pelapor, polisi melakukan penyelidikan dan mengarah pada seseorang berinisial ST.
Dari interogasi polisi, ST membuat pengakuan mengejutkan yang mengungkap aksi sadisnya. Polisi kemudian melakukan penggalian pada sebuah ladang. Dalam penanganan kasus itu, polisi menemukan 11 jenazah di ladang milik dukun Mbah Slamet.
Baca Juga:
Biddokes Polda Jawa Tengah mengirimkan tim DVI ke Banjarnegara untuk mengidentifikasi temuan mayat yang diduga korban Mbah Slamet yang berprofesi sebagai dukun pengganda uang di Banjarnegara.
Tim melakukan uji forensik dan mengambil sampel untuk dites DNA di laboratorium.
Baca Juga:
Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, hingga saat ini tim Biddokes Polda Jateng sudah melakukan proses identifikasi terhadap 9 mayat yang ditemukan di ladang, di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.
"Biddokkes sudah ke sana dan saat ini ada 9 mayat yang sedang dilakukan proses identifikasi. Belum ketahuan. Makanya dari tim ante mortem juga di sana. Pemeriksaan dilakukan di sana dan kita baru identifikasi, termasuk nanti mengumpulkan laporan- laporan polisi terkait warga yang kehilangan kerabatnya," jelas Kabidhumas di Mapolda Jateng, Selasa (4/4).
[br]
Pihaknya meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya segera melapor untuk membantu penyelidikan kasus ini.
"Kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa datang ke Polres Banjarnegara, nanti bisa diambil sampel DNA-nya untuk dicocokkan dengan DNA mayat yang ditemukan," imbaunya.
Kepada polisi, ST mengaku melakukan perbuatan tersebut karena jengkel ditagih para korban, terkait modusnya sebagai dukun penggandaan uang. ST kini diamankan polisi terkait dugaan penipuan bermodus penggandaan uang yang disertai dugaan melakukan pembunuhan.
(PNC/VIVA/Teguh Joko Sutrisno)
Indragiri Hilir Polres Indragiri Hilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka kesiapan pelak
Artikel
Tempuling Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi pada Rabu (04/03/2026) sekira pukul 11.00 WIB di Lr. Binjai RT.002/RW
Artikel
Sei Salak Polsek Tempuling bergerak cepat menangkap ES (30), pelaku penganiayaan berat terhadap seorang pelajar berinisial RC (18) di Indra
Hukrim
TEMBILAHAN (4 Maret 2026) Menunjukkan dedikasi dan respon cepat terhadap musibah yang menimpa warganya, Bupati Indragiri Hilir (Inhil),
Artikel
Gaung Unit Reskrim Polsek Gaung berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang pornografi dengan menjadikan orang lain sebagai
Hukrim
Pekanbaru Penanganan kasus kematian seekor anak gajah Sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo terus berkembang. Direktorat Reserse
Artikel
Tembilahan Dalam rangka memberikan wadah positif bagi generasi muda sekaligus menekan aksi balap liar, jajaran Polres Indragiri Hilir me
Olah Raga
PEKAN BARU Anak Gajah Ditemukan Mati di Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun ke Lokasi Dunia konservasi satwa liar di Provinsi Riau kembali berdu
Artikel
Pekanbaru Seorang mahasiswi yang tengah bersiap menyelesaikan skripsinya menjadi korban penganiayaan di lingkungan kampus UIN Suska Riau,
Hukrim
Gaung Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan 15 unit rumah warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama RT 01 RW 01, Desa Simpang Gaung, Ke
Artikel