Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Indragiri Hilir Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai terjadi sejak 11 Agustus 2026. Hingga Kamis, 13 Ag
Lingkungan
PALANGKA RAYA-Gerak cepat Polres Katingan akhirnya meringkus pelaku pembunuhan terhadap seorang anak SD di desa Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, beberapa waktu lalu.
BACA JUGA :Rapat-Koordinasi-Lintas-Sektoral-Operasi-Lilin-Lodaya-2019
Baca Juga:
Dilansir Kumparan Pelaku berinisial A (35) dan merupakan warga setempat membunuh korban HT(12) dengan cara memenggal kepalanya hingga terpisah dari tubuh korban. Kepala korban dikuburkan jauh dari TKP pembunuhan.
Baca Juga:
Dalam rilisnya, Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan pelaku memiliki kelainan seksual yang menyukai sesama jenis dan anak kecil.
"Pelaku sudah diamankan, kini pelaku sedang ditangani oleh Polres Katingan untuk mengumpulkan barang bukti. Perlu kita tegaskan, kasus ini merupakan kriminal murni, dan tidak ada kaitannya dengan kayau," kata Hendra kepada wartawan, Senin (9/12).
Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik kata Hendra, pelaku diduga sempat melakukan tindak asusila terhadap korban. "Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter forensik, bisa kita duga seperti itu," ucap Hendra.
Sebelum mengerucut kepada pelaku, Polisi yang melakukan penyedikan di TKP sempat memeriksa sejumlah saksi lainnya. Dari hasil autopsi itulah diketahui siapa pelakunya. Lantaran pelaku diketahui mengidap kelainan seksual.
"Dari hasil autopsi itulah maka klop bahwa pelakunya yang bersangkutan. Karena pelaku diketahui kelainan seksual. Pelaku mengakui perbuatan itu dan diamankan tanpa ada perlawanan," jelas Hendra.
Sementara itu, dari Spesialis Forensik RSUD Doris Sylvanus, Ricka Brillianty Zaluchu, mengatakan pada dubur korban terdapat luka robek memanjang ke arah depan kurang lebih 7-8 sentimeter akibat benda tumpul lunak. Sedangkan pada lambung masih terdapat sisa makanan yang belum tercerna.
"Jarak waktu makan, sampai meninggal kurang dari 4 jam. Jenis luka pada leher diakibatkan benda tajam dengan sayatan kurang lebih 3 kali sayatan hingga leher putus. Analisa medis korban masih dalam keadaan hidup saat digorok," kata Ricka saat dikonfirmasi.
[MGID]
Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas kepolisian sedang menuju ke lokasi penguburan kepala korban yang letaknya beberapa jam dari TKP pembunuhan.
Indragiri Hilir Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai terjadi sejak 11 Agustus 2026. Hingga Kamis, 13 Ag
Lingkungan
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (1
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
Tembilahan, (12/8/2026) Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Yasin AlIslami tidak sekadar menjadi agenda
Artikel
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung fasilitas Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta yang telah diselesaikan p
Artikel
(Pesisirnews.com)Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, melakukan upaya jemput bola untuk mengakselerasi kemajuan dan kesejahteraan masya
Artikel
TEMBILAHAN Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, partisipasi masyarakat Kecamatan Tembilahan
Artikel
Indragiri Hilir Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, mendorong penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sekt
Artikel
Batang Tuaka, (10/8/2026) Memaknai kemerdekaan tidak hanya dengan perayaan, Bupati Indragiri Hilir, Herman, mengajak masyarakat memperkuat
Artikel