Kamis, 07 Mei 2026 WIB

Tim Cobra Polres Lumajang Bongkar Bisnis Berkedok MLM

- Selasa, 29 Oktober 2019 18:50 WIB
433 view
Tim Cobra Polres Lumajang Bongkar Bisnis Berkedok MLM

PESISIRNEWS.COM - Tim Cobra Polres Lumajang melakukan penggeledahan di Kantor Qnet Jakarta di Sona Topas Tower Lantai 15, Jakarta Selatan, 29/10.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran menjelaskan, pengeledahan ini merupakan pengembangan dari kasus PT Amoeba Internasional yang diduga melakukan penipuan berkedok bisinis Multi Level Marketing (MLM) di kawasan Lumajang, Jawa Timur.

[ADSENSE]

Baca Juga:

Dalam penggeledahan hari ini, polisi menemukan gudang penyimpanan cakhra dan amezcua geometri. Selain itu, berkas-berkas yang terkait dengan proses penyelidikan.

"Kami sita tiga karton. Isinya 94 buah jenis cakhra dan 77 buah jenis amezcua geometri," ujar dia.

Baca Juga:

Cakhra yang dimaksud adalah potongan kaca yang dianggap sebagai obat kesehatan. Produk itu ditawarkan kepada korban sebagai kedok untuk bergabung dengan MLM yang dikelola PT. Amoeba Internasional.

Barang-barang tersebut, lanjut Hasran, diberikan kepada para anggota yang hendak bergabung. Syaratnya dengan menyetorkan uang Rp 10 juta.

Jika sudah bergabung, anggota diwajibkan untuk mencari dua anggota lain untuk ikut bisnis itu, begitupun seterusnya.

"Kalau tidak dipenuhi enggak dapat bonus," ujar dia.

Hingga saat ini, polisi masih memeriksa beberapa karyawan yang ada di dalam kantor. Namun pihaknya belum bisa memastikan siapa saja yang akan dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut

[MGID]

Sebelumnya, Polres Lumajang mengungkap kasus money games dengan mekanisme menggunakan sistem skema piramida (MLM).

Cara ini dijalankan direksi PT Amoeba International bernama MK (48).

Kapolres LumajangAKBP Muh Arsal menjelaskan, dari pengakuan MK, PT Amoeba berafiliasi dengan PT Q-Net sebagai induk perusahaan yang menjalankan perdagangan skema piramida.

Dalam sistem kerjanya, para member baru diwajibkan untuk mencari dua anggota dan setiap anggota baru tersebut ditugaskan hal yang sama yakni merekrut anggota baru sehingga membentuk sistem binari (piramida), yaitu masing masing kaki kanan dan kirinya akan bercabang terus.

Mereka dijanjikan setiap kelipatan tiga masing-masing kaki kiri dan kanan, akan mendapatkan 250 dolar AS bahkan dijanjikan akan mendapatkan Rp 11 miliar dalam setahun jika bekerja dengan tekun.

SUMBER : Kompas

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wanita Terduga Pengedar Sabu Diamankan Polsek Kemuning
Edarkan Shabu Dikapung Halamannya, Wanita 24 Tahun Ditangkap Polisi
Dua Wanita Diamankan Polres Inhil Kasus Penipuan Investasi Bodong
Dewi Juliani : Semoga Dharma Wanita Dapat Menjadi Perempuan yang Memberikan Inspirasi Bagi Sesama
Ubah Citra Ultra-Konservatif, Arab Saudi akan Kirim Astronot Wanita Pertama ke Luar Angkasa
Viral, Wanita Pencuci Piring Berangkat Kerja Diantar Naik Mobil Mewah Bentley
komentar
beritaTerbaru